KITA USAHAKAN RUMAH ITU

Publish

20 November 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
821
Foto Istimewa

Foto Istimewa

KITA USAHAKAN RUMAH ITU

Muhammadiyah sering dibanggakan sebagai organisasi kader. Sejarahnya penuh dengan tokoh-tokoh visioner yang tidak hanya membangun amal usaha dan gerakan dakwah, tetapi juga memelopori tradisi kemajuan dalam berbagai bidang kehidupan.

Namun, hari ini kita menyaksikan keganjilan yang menyentak nurani: tidak sedikit anak-anak para tokoh Muhammadiyah yang justru enggan meneruskan langkah orang tuanya. Ironis, krisis kader itu kini terjadi di rumah sendiri.

Kondisi ini menjadi alarm yang tidak boleh diremehkan. Jika Muhammadiyah tidak lagi menjadi pilihan generasi kedua dari keluarga para penggeraknya, lalu bagaimana masa depan perkaderan itu sendiri? Bukankah rumah seharusnya menjadi sekolah ideologis pertama, tempat nilai-nilai gerakan ditanam dan ditumbuhkan?

Salah satu penyebab fenomena ini adalah kesenjangan emosional antara kader senior dan anakanak mereka. Para tokoh Muhammadiyah generasi sebelumnya dikenal militan, penuh totalitas. Namun, militansi yang tidak diimbangi dengan kehadiran emosional di rumah bisa melahirkan luka psikologis pada anak. Bagi mereka, Muhammadiyah adalah “pencuri” waktu orang tua mereka.

Anak-anak ini tumbuh dengan narasi bahwa Muhammadiyah penting, tapi mereka juga tumbuh dengan pengalaman bahwa Muhammadiyah mengambil alih cinta dan perhatian yang seharusnya menjadi hak mereka. Maka ketika dewasa, mereka menjauh bukan karena mereka anti, tapi karena mereka merasa Muhammadiyah adalah “trauma” dan bukan rumah.

“Kita usahakan rumah itu,” kata Sal Priadi.

Selengkapnya dapat membeli Majalah Suara Muhammadiyah digital di sini Majalah SM Digital Edisi 13/2025


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Editorial

SEJARAH KEMAJUAN ISLAM  Oleh: Prof Dr H Haedar Nashir, M.Si. Nabi Muhammad bersama kaum musli....

Suara Muhammadiyah

8 August 2024

Editorial

Indonesia Antara Idealita dan Dunia Nyata Oleh: Prof Dr H Haedar Nashir, M.Si Indonesia sungguh me....

Suara Muhammadiyah

20 December 2024

Editorial

BIJAK MEMILIH MAKANAN “Saat timnas sepakbola kita  bertanding dengan Jepang, terlihat be....

Suara Muhammadiyah

2 May 2025

Editorial

Muhammadiyah Berwawasan Wasathiyah Oleh Prof Dr H Haedar Nashir, M.Si. Anggota, kader, dan pimpina....

Suara Muhammadiyah

30 October 2024

Editorial

Muhammadiyah Korektif-Bijaksana Oleh: Prof Dr H Haedar Nashir, M.Si. Siapa bilang Muhammadiyah tid....

Suara Muhammadiyah

24 January 2025