Korps Instruktur PC IMM AR Fakhruddin Menjaga Ruh Gerakan

Suara Muhammadiyah

16 September 2026

180
Istimewa

Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) AR Fakhruddin Kota Yogyakarta sukses menyelenggarakan agenda Pelantikan Korps Instruktur XXII & Keynote Speech pada Sabtu, 12 September 2026. Bertempat di Aula Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyakarta Lt. 1, kegiatan formal ini mengusung tema besar "Menjaga Ruh, Menyiapkan Masa Depan IMM".

Acara dihadiri oleh jajaran pengurus cabang, korps instruktur Dasar PC IMM AR Fakhruddin, korps instruktur Madya IMM DIY, demisioner, pengurus baru, serta narasumber keynote speaker, Drs. Bambang Wahyu N., M.A.

Pada sesi awal, Immawati Ardinnaila Keisya Yumna selaku pimpinan Korps Instruktur periode 2025/2026 menyampaikan apresiasi dan pesan penyerahan estafet kepemimpinan.

"Saya meyakini setiap kepemimpinan memiliki gayanya masing-masing, dan kami periode 25/26 telah berupaya memberikan yang terbaik. Kepada teman-teman periode 26/27, silakan pimpin dan bawa korps instruktur ini menjadi lebih baik lagi. Setiap kepemimpinan tentu memiliki kekurangan, namun jangan sampai melupakan Allah SWT. Selamat dan sukses untuk langkah ke depannya," tegasnya.

Selanjutnya, Immawan Rizaldi Akbar menekankan pentingnya responsibilitas korps terhadap dinamika organisasi saat ini. Ia menyampaikan bahwa tema "Menjaga Ruh, Menyiapkan Masa Depan IMM" sangat relevan di tengah fenomena internal komisariat, cabang, maupun tingkatan di atasnya. Melalui Korps Instruktur Dasar, seluruh instruktur diharapkan dapat membawa proses perkaderan menjadi proses yang menggembirakan tanpa mengesampingkan nilai-nilai dasar IMM.

Sementara itu, Immawan Aji Setyo Nugroho memberikan penekanan khusus pada isu integritas instruktur sebagai ujung tombak organisasi.

"Menjadi instruktur itu tidak mudah; banyak lika-liku di depannya. Isu integritas harus tetap dijaga, jangan sampai nilai-nilai utama IMM luntur mengikuti arus. Menjaga IMM dan perkaderan itu berat, sehingga niat awal harus senantiasa diluruskan," ujarnya memotivasi para instruktur terpilih.

Perwakilan dari Bidang Kader DPD IMM turut melengkapi arahan dengan mengingatkan esensi utama instruktur. Ditegaskan bahwa menyiapkan masa depan IMM tidak boleh dimaknai secara sempit sebatas teknis pelaksanaan Darul Arqam Dasar (DAD) atau Creative Minority (CM) saja. Instruktur sendiri merupakan seorang kader yang harus terus berproses menjadi pribadi yang lebih baik, tidak hanya berputar pada teknis penyelenggaraan kegiatan semata.

Puncak acara diisi dengan Keynote Speech oleh Drs. Bambang Wahyu N., M.A. Dalam pemaparannya, beliau menekankan posisi strategis Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) sebagai pelopor, pelangsung, dan penggerak Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).

Ia menyampaikan poin-poin krusial bagi tugas Korps Instruktur ke depan; Pertama, Penyempurna Amal Usaha: Tugas IMM ke depan adalah mendidik dan melatih adik-adik kader agar siap menjadi penyempurna dan penggerak Amal Usaha Muhammadiyah.

Kedua, Filosofi Pohon yang Unggul: Merujuk pada pemaknaan Surat Al-Fath ayat 29 yang dilantunkan saat pembukaan, Muhammadiyah diumpamakan seperti pohon yang kokoh dan memberikan rasa hormat bagi pihak mana pun. Muhammadiyah tidak hanya besar dan kaya, melainkan juga unggul secara kualitas.

Ketiga, Peran Sentral Instruktur: Instruktur bertanggung jawab penuh mencetak dan membentuk karakter kader yang mampu menggerakkan persyarikatan.

Untuk menjawab tantangan zaman, beliau merumuskan empat pendekatan metode perkaderan yang ideal, yakni: Internalisasi Sebelum Internasionalisasi. Hal ini mengutamakan penanaman dan pemahaman nilai-nilai Islam khas Muhammadiyah ke dalam diri kader sebelum melangkah ke ranah yang lebih luas.

Perkaderan berbasis psikologi pendidikan dilakukan dengan memahami pendekatan psikologis dalam mendidik kader agar proses transformasi nilai berjalan efektif dan humanis. Penguatan digitalisasi dan literasi untuk memperkuat kecakapan digital dan budaya literasi kader di era transformasi informasi. Pengorbitan kader IMM harus diorbitkan secara nyata ke tiga ranah strategis, yaitu Persyarikatan, Amal Usaha Muhammadiyah, dan Bangsa.

Acara Pelantikan Korps Instruktur XXII PC IMM AR Fakhruddin Kota Yogyakarta ini ditutup dengan doa bersama dan komitmen kolektif seluruh instruktur baru untuk menjalankan amanah kepemimpinan periode 2026/2027 dengan penuh tanggung jawab dan integritas tinggi.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Bagaimana pun DIY adalah etalase bagi Muhammadiyah. Kota yang memil....

Suara Muhammadiyah

14 July 2025

Berita

Diaspora Bangga, Sekolah Muhammadiyah di Melbourne Disambut Jusuf Kalla dan Rencana Ekspansi ke Sydn....

Suara Muhammadiyah

23 August 2025

Berita

Yutuk Goreng, Cemilan Favorit Pengunjung Pantai Widarapayung CILACAP, Suara Muhammadiyah – Sa....

Suara Muhammadiyah

28 September 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung kembali meraih prestasi me....

Suara Muhammadiyah

21 June 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Tahun baru selalu ekuivalen dengan pesta pora begitu rupa. Na....

Suara Muhammadiyah

2 January 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah