Lantik Rektor Baru, UMSU Berkontribusi Besar Naikkan Partisipasi Pendidikan Tinggi

Publish

28 April 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
92
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MEDAN, Suara Muhammadiyah - egenerasi kepemimpinan di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara berjalan lancar dan sukses. Pada Selasa (28/4), Prof. Dr. Akrim resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) periode 2026-2030 menggantikan Prof. Dr. Agussani yang juga dikukuhkan sebagai Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) UMSU. Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir dan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Dr. Fajar Riza Ul Haq turut hadir pada pelantikan rektor dan pengukuhan BPH ini.

Dalam amanatnya, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir berpesan agar UMSU di bawah kepemimpinan yang baru dapat menjalankan Catur Dharma Perguruan Tinggi dengan sebaik mungkin. Selain itu, Haedar juga menekankan para pimpinan baik itu di amal usaha maupun di Persyarikatan menjalankan peran kepemimpinan yang profetik.

“Kepemimpinan profetik ialah kepemimpinan yang tetap memadukan antara urusan dunia dan urusan akhirat. Imam Mawardi mengatakan bahwa kepemimpinan dalam Islam itu adalah proyeksi dari kerisalahan Nabi. Itulah kepemimpinan profetik,” terang Haedar. 

“Saya yakin dengan spirit kepemimpinan seperti itu, kita akan tetap menjalankan fungsi dakwah dan tajdid kita untuk kemaslahatan dan rahmat bagi semesta alam. Selamat Pak Akrim, Insya Allah UMSU akan semakin maju dan Muhammadiyah di Sumatera Utara juga akan semakin maju. Dan juga untuk Pak Agussani, dengan perannya di Badan Pembina Harian,” imbuhnya. 

Senada dengan itu, Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq menyebut UMSU menjadi contoh bagaimana transformasi perguruan tinggi dilakukan secara smooth, secara baik, dan menekankan aspek keberlanjutan dan kesinambungan. Menurutnya, sejumlah pekerjaan rumah telah menanti rektor yang baru sekalipun rektor sebelumnya telah berhasil membawa UMSU menjadi salah satu PTS papan atas, tidak hanya di Sumatera, tetapi juga di Indonesia. 

“Peran UMSU sebagai salah satu PTS terdepan di Sumatera telah berkontribusi pada peningkatan APK (angka partisipasi kasar) perguruan tinggi. APK perguruan tinggi di Sumatera Utara ini sedikit lebih tinggi di atas rata-rata nasional. Kalau rata-rata nasional APK-nya itu sekitar 32,87 persen, maka Sumatera Utara ini APK perguruan tingginya mencapai 33 persen. Dan saya yakin dan percaya, sebagian besar itu dikontribusikan oleh kiprah UMSU di Sumatera Utara ini,” ujar Fajar dalam sambutannya.

Ketua Lembaga Kajian dan Kemitraan Strategis (LKKS) Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu membeberkan bahwa APK rata-rata di negara-negara maju sekitar 40-50 persen. Dan inilah yang menjadi pekerjaan rumah bagi rektor yang baru.

“Jadi, Pak Rektor yang baru masih punya pekerjaan bagaimana, kalau bisa, ke depan APK perguruan tinggi di Sumut ini bisa mencapai angka 50 persen. Artinya, UMSU bisa memberikan akses yang seluas-luasnya bagi putra-putri kita yang ada di Sumatera Utara,” tuturnya.

Ia berharap UMSU terus menjadi mitra Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai salah satu LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) yang menjadi wadah dalam mendidik, melahirkan, dan mencetak calon guru dan tenaga kependidikan. 

“Kalau tidak salah, tahun lalu UMSU sudah meluluskan 9.629 calon guru. Dan itu bagian dari program sertifikasi guru yang diamanatkan oleh Bapak Presiden Prabowo kepada Bapak Mendikdasmen Abdul Mu’ti. Sebelumnya, jumlah guru yang tersertifikasi hanya 65 persen. Sekitar 1,9 juta guru. Tahun 2025, Presiden Prabowo menginstruksikan kepada Bapak Menteri Abdul Mu’ti, kalau bisa dinaikkan angkanya dengan harapan, semakin banyak guru yang tersertifikasi, maka semakin banyak pula guru kita yang profesional dan sejahtera,” ungkapnya.

“Pada tahun ini angkanya melonjak dari 65 persen menjadi 92 persen. Jadi, sekarang jumlah guru yang sudah tersertifikasi angkanya mencapai 92 persen atau sekitar 2,7 juta. Itu dilakukan hanya dalam waktu satu tahun. Ke depan, pemerintah berkomitmen dan terus mendorong supaya tidak ada lagi guru yang tidak tersertifikasi,” pungkas Wamen Fajar.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Unismuh Gelar Sosialisasi Rencana Perkuliahan Digital MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Universi....

Suara Muhammadiyah

11 March 2025

Berita

MADIUN, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) membuka kesempatan bagi generas....

Suara Muhammadiyah

23 May 2024

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM) dikupas tuntas Drs.H.....

Suara Muhammadiyah

31 March 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Wejangan dari K.H. Ahmad Dahlan, “Hidup-hidupilah Muhammadiya....

Suara Muhammadiyah

13 November 2023

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menerima tim asesor....

Suara Muhammadiyah

31 January 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah