Lazismu Umbulharjo Tasyaruf 40 Mustahik, Bidik Perluasan Penerima Manfaat
YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Lazismu Umbulharjo melakukan praktik ta’awun lewat tasyaruf akbar, Jumat (30/10). Yang pada saat bersamaan dikemas dengan pengajian yang dibawakan Saijan, Kepala SD Muhammadiyah Warungboto Yogyakarta.
Tasyaruf ini dibagikan kepada 40 warga penerima manfaat. “Yang tersebar di beberapa wilayah Umbulharjo,” ujar Alif Via Kusumaningrum.
Lanjut Kepala Lazismu Umbulharjo itu, para penerima manfaat telah dilakukan survei sebelumnya. Yang dari survei itu, diperoleh beberapa warga laik penerima manfaat tersebut.
“Ada data-datanya. Kemudian juga beliau termasuk binaan kami,” bebernya di Masjid Mataram, Pakel Baru, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.
Tetapi, tidak menutup pintu bagi masyarakat di luar nun Umbulharjo, disebut Via juga mendapat bagian dari penerima manfaat. “Ada beberapa yang bukan wilayah Umbulharjo, namun benar-benar membutuhkan,” menggarisbawahi lebih lanjut.
Lebih utamanya lagi, penerima manfaat itu diprioritaskan untuk masyarakat kurang mampu di wilayah Umbulharjo.
Namun demikian, Via menyebut, jumlah penerima manfaat ke depan bakal akan diperluas spektrumnya. “Insyaallah rencana ingin memperluas penerima manfaatnya. Jadi, tidak hanya 40 mustahik mitra kami, tapi ingin bisa lebih (jumlahnya),” bebernya.
Selain Tasyaruf di Mustahik Lazismu Umbulharjo, Via menambahkan, tasyaruf juga dilakukan di Masjid Mujahidin. “Itu rutin juga tiap bulan. Biasanya nanti sebulan sekali malam Jumat sambil ada Al-Kahfi (ngaji) gitu,” ungkapnya.
“Jadi, memang diperluas penerima manfaatnya,” sambungnya, menguatkan komitmen Lazismu Umbulharjo ke depan akan menjalin kolaborasi yang terus berkelanjutan dengan PCA dan PCM Umbulharjo untuk memuluskan lebih baik lagi program ta’awun dan kemanusiaan ini.
“Jadi, dana zakat ini bisa semakin luas penerima manfaatnya. Kalau kemarin kan kita sempat Tasyaruf yang beras per ranting itu. Harapannya juga nantinya bisa berlanjut untuk menyebarluaskan kebermanfaatannya dan syiar Muhammadiyah,” ujarnya.
Sisi lain, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Umbulharjo Safroni berharap program ini bisa bersambung berikutnya. “Dan memberi manfaat bagi bapak ibu semuanya,” tekannya.
Sementara, dalam ceramahnya, Saijan mengingatkan agar jangan mengabaikan waktu yang ada. “Kalau sudah berlalu tidak akan kembali,” tuturnya. Sisa waktu ini, ajaknya, untuk bersyukur dengan segala hal yang disemai oleh Allah. “Nikmati apa yang telah Allah berikan,” sebutnya.
Kesyukuran itu menjadi sangat penting. Lebih-lebih di tengah situasi pelik kehidupan saat ini, hal demikian mesti dilakukan. “Kalau orang tidak bersyukur maka Allah akan berikan keadaan yang selalu kurang,” tegas Saijan. (Cris)