MA Almatera Temanggung Menguatkan Pendidikan Visioner

Publish

2 January 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
978
Foto Istimewa

Foto Istimewa

TEMANGGUNG, Suara Muhammadiyah - Menyambut semester genap tahun pelajaran 20024/2025 di awal bulan Januari 2025, Pondok Pesantren Al-Mu’min Muhammadiyah Tembarak (Almatera) Temanggung, unit Madrasah Aliyah Almatera Temanggung mengadakan workshop selama dua hari mulai hari Senin- Selasa, (30-31/12/2024) dengan tema, “ Meneguhkan Komitmen Menuju Madrasah Berkualitas”, yang bertempat di Aula Kampus satu Jalan K.H Abdurrahman No. 1-3 Temanggungan Purwodadi Tembarak Temanggung.

Kepala Madrasah Aliyah Almatera Romadlon, mengawali kegiatan Workshop dengan memberikan sambutan yang menekankan kepada semua guru untuk saling melengkapi dan mendukung kinerja antar sesamanya. “Majunya dunia pendidikan yang berkaitan erat dengan kemajuan di bidang teknologi, menuntut para guru untuk selalu meningkatkan kemampuan masing-masing sesuai disiplin ilmu yang dimiliki, “ ungkapnya.

Pakar pendidikan Makmun Pitoyo dan Diah Fakhmawati yang memberikan materi pada kegiatan worshop, menjabarakan secara tuntas mengenai pentingnya seorang pendidik yang harus menguasai ilmu pengetahuan secara mendalam yang akan diberikan kepada para peserta didik yang secara berkala mengalami pembaruan dan kemajuan. Tuntutan seorang guru yang harus selalu belajar dengan ilmu-ilmu pengetahuan yang baru, berpengaruh kuat terhadap para peserta didik dalam mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan yang mengalami kemajuan secara pesat. 

“Komitmen seorang guru dalam melaksanakan visi dan misi madrasah dalam mendidik, mengantarkan bagi madrasah menjadi bermutu dan berkualitas,” ungkap Makmun Pitoyo. “Perkembangan teknologi yang berkembang cepat, menjadi salah satu keharusan yang harus dikuasai oleh para guru menuju kepada sebuah madrasah yang berkualitas,” lanjutnya.

Kondisi para siswa yang hiterogin dan dihadapi oleh para guru, menjadi sebuah tantangan yang harus dihadapi dan bagaimana bisa mengantarkan kepada para siswa menjadi paham. Apabila para siswa mencapai tahap kepahaman dari ilmu pengetahuam yang diajarkan oleh para guru yang dalam mengajarnya menggunakan metode yang sesuai, maka guru tersebut telah menguasai metode pengajaran.

Masing-masing guru yang metode mengajarnya berbeda-beda walaupun obyek yang diajar adalah sama, tidak menjadi sebuah persoalan. Karena dengan sebuha metode yang sesuai, siswa yang belum paham akan menjadi paham, dan pelajaran yang telah dipahami oleh siswa bertambah menjadi lebih pakam.

Para guru yang berpredikat sebagai seorang pendidik, tidak menjadikan berhenti dalam menggali ilmu pengetahuan dan tetap berkewajiban untuk memperdalam ilmu. Karena ilmu pengetahaun senantiasa berkembang sesuai dengan perkembangan zaman. “ Alkahmdulillah, workshop yang saya ikuti selama dua hari ini banyak memberikan ilmu pengetahuan baru dalam menyampaikan pengajaran kepada para siswa, sehingga dalam keadaan apapun, para siswa harus dihadapi dengan penuh semangat saat diberikan ilmu pengetahuan oleh seorang guru,” ungkap Rahma Kurniawari beserta guru lainya. (A Khamid)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PACITAN, Suara Muhammadiyah - Kemeriahan Milad Muhammadiyah ke-113 di Pacitan pada Ahad, (30/11) men....

Suara Muhammadiyah

4 December 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Direktur Politeknik Muhammadiyah Makassar mengingatkan kepada peserta....

Suara Muhammadiyah

29 November 2024

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Pur....

Suara Muhammadiyah

2 December 2023

Berita

CIREBON, Suara Muhammadiyah -  Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat Muhammadiya....

Suara Muhammadiyah

24 November 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Lazismu bersama MPKSDI mentasyarufkan 4,5 miliar beasiswa kepada 47....

Suara Muhammadiyah

25 August 2025