Mahasiswa PPG UMS Rappang Raih Penghargaan Menulis Kemendikdasmen

Suara Muhammadiyah

16 July 2026

118
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SIDRAP, Suara Muhammadiyah – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang), Mutiara, S.Pd., yang berhasil memperoleh penghargaan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) setelah karya yang ditulisnya berhasil bersaing dengan ratusan karya dari seluruh Indonesia dan terpilih sebagai salah satu dari 20 Karya Terbaik pada Lomba Cerita Pendidikan 2026.

Penghargaan tersebut diraih melalui karya berjudul "Dari Tempat Sampah Saya Melihat Harapan Pendidikan Indonesia", yang mengangkat pengalaman Mutiara selama menjalani Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di SMP Muhammadiyah Rappang. Lomba ini merupakan bagian dari peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan tema "Menguatkan Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua."

Koordinator PPG UMS Rappang, Dr. Muhammad Hanafi, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang diraih salah satu mahasiswa PPG tersebut. Menurutnya, capaian ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Program PPG UMS Rappang.

"Alhamdulillah, saya menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian yang diraih oleh ananda Mutiara, S.Pd., yang berhasil masuk dalam jajaran 20 Karya Terbaik pada Lomba Cerita Pendidikan 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah," ujarnya.

Ia menilai keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa PPG UMS Rappang mampu bersaing di tingkat nasional melalui karya yang lahir dari pengalaman nyata di lapangan.

"Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi keluarga besar PPG UMS Rappang. Kami berharap capaian yang diraih ananda Mutiara dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa PPG lainnya untuk terus mengembangkan potensi, meningkatkan budaya literasi, serta menghasilkan karya-karya yang memberikan manfaat bagi dunia pendidikan," tambahnya.

Sementara itu, dosen PPG UMS Rappang, Dr. M. Nurzin R. Kasau, M.Pd., mengatakan bahwa penghargaan tersebut menunjukkan mahasiswa PPG tidak hanya memiliki kompetensi pedagogik, tetapi juga mampu melahirkan karya tulis yang inspiratif.

"Prestasi ini tentu bukan hal yang mudah, mengingat karya ananda Mutiara harus bersaing dengan ratusan peserta dari seluruh Indonesia. Ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa PPG di lingkungan kami memiliki kompetensi, kreativitas, dan semangat literasi yang mumpuni. Bukan hanya dalam praktik mengajar di kelas, tetapi juga dalam menuangkan gagasan dan pengalaman pendidikan melalui tulisan," ungkapnya.

Menurut Dr. Nurzin, keberhasilan Mutiara diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa PPG lainnya untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam memajukan dunia pendidikan.

"Kami berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa PPG lainnya untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam dunia pendidikan, sekaligus mengharumkan nama almamater UMS Rappang di tingkat nasional. Semoga prestasi ini menjadi awal dari capaian-capaian lain yang lebih besar bagi ananda Mutiara dan mahasiswa PPG lainnya. Salam prestasi!" tuturnya.

Mutiara menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil dari dukungan banyak pihak yang telah mendampinginya selama proses belajar, khususnya selama menempuh pendidikan di Program PPG dan menjalani PPL.

"Saya percaya setiap prestasi lahir karena banyak tangan yang saling menguatkan. Terima kasih kepada seluruh dosen dan tim pengelola PPG UMS Rappang dan keluarga besar SMP Muhammadiyah Rappang atas bimbingan, kepercayaan, dan semangat yang selalu diberikan. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus belajar dan berkarya untuk dunia pendidikan," ujarnya.

Ia berharap karya yang mengantarkannya meraih penghargaan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi lebih banyak orang dalam memandang makna pendidikan.

"Saya berharap karya ini tidak berhenti sebagai sebuah tulisan atau penghargaan semata, tetapi mampu mengajak lebih banyak orang untuk menyadari bahwa pendidikan tidak hanya lahir dari ruang kelas dan nilai akademik. Pendidikan juga tumbuh melalui kebiasaan-kebiasaan sederhana yang membentuk karakter, kepedulian, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari," pungkasnya.

Selain penghargaan dari Kemendikdasmen, Mutiara juga sebelumnya berhasil meraih Medali Emas pada beberapa ajang Olimpiade Nasional bidang Bahasa Indonesia. Capaian tersebut semakin mempertegas konsistensinya dalam bidang akademik dan literasi sebagai calon pendidik profesional.

Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa PPG dan generasi muda untuk terus berkarya, mengembangkan budaya literasi, serta menghadirkan inovasi yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Indonesia.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pu....

Suara Muhammadiyah

4 October 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) ajak masyaraka....

Suara Muhammadiyah

9 May 2024

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah - Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidik....

Suara Muhammadiyah

29 April 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Universitas 'Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta semakin memperkuat p....

Suara Muhammadiyah

11 November 2024

Berita

PADANG, Suara Muhammadiyah - Peran strategis Lazismu Pusat dalam meningkatkan kualitas majanemen lem....

Suara Muhammadiyah

29 September 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah