Masa Depan Psikologi Islam, Fondasi Akademik yang Kokoh dan Ilmiah Jadi Kunci

Suara Muhammadiyah

8 May 2026

341
Istimewa

Istimewa

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Dekan Fakultas Sosial dan Humaniora (FSH) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Dr Irianti Usman MA mengatakan bahwa pengembangan kurikulum Psikologi Islam membutuhkan fondasi akademik yang kuat. Di samping itu, hal yang tidak kalah penting adalah kolaborasi internasional agar mampu berkembang secara sistematis dan ilmiah.

Hal tersebut disampaikan Irianti dalam “International Islamic Psychology Workshop: Tawhidic Epistemology and Practice” yang digelar FSH UM Bandung bersama International Islamic University Malaysia (IIUM) pada Kamis (07/05/2026).

Workshop tersebut menghadirkan pakar Psikologi Islam dunia untuk memperkuat pengembangan epistemologi dan praktik Psikologi Islam, yakni Shukran Abd Rahman dan Usman Jaffer dari Department of Psychology, AHAS KIRKHS, International Islamic University Malaysia.

Menurut Irianti, kehadiran dua pakar Psikologi Islam tersebut menjadi langkah penting dan positif dalam membangun landasan ilmiah bagi pengembangan Psikologi Islam di Indonesia. “Kehadiran para ahli diharapkan mampu memberikan fondasi ilmiah yang kokoh bagi kita semua,” ujarnya.

Irianti menjelaskan bahwa kegiatan workshop ini merupakan bagian dari upaya UM Bandung untuk menjembatani penyusunan kurikulum Psikologi Islam yang valid, sistematis, dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.

Irianti menilai penyusunan kurikulum Psikologi Islam bukan pekerjaan sederhana. Oleh karena itu, dibutuhkan kolaborasi, pemikiran bersama, dan panduan dari para ahli di bidangnya.

Workshop internasional ini diikuti sekitar lima puluh peserta lebih. Mereka berasal dari berbagai institusi dan organisasi, mulai dari dosen Psikologi UM Bandung, asosiasi Psikologi Islam, IMAMUPSI, Aisyiyah, hingga perguruan tinggi seperti UIN dan UNISBA.

Menurut Irianti, kehadiran berbagai unsur dalam workshop itu menjadi potensi besar untuk membangun jejaring dan kerja sama dalam pengembangan Psikologi Islam pada masa mendatang.

Irianti juga menyampaikan apresiasi kepada Nor Faridah Abdul Manaf yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Nor juga merupakan alumnus Fulbright. Dia pun mensponsori kehadiran dua ahli Psikologi Islam dunia sebagai bentuk kontribusi terhadap pengembangan keilmuan berbasis Islam.

Melalui workshop ini, Irianti berharap forum ilmiah ini tidak berhenti pada diskusi semata. Namun, dapat berlanjut menjadi kerja sama konkret dalam pengembangan kurikulum, penelitian bersama, dan integrasi nilai-nilai Islam dalam dunia akademik.*(FA)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah - Kegiatan Musypimda PDM Kota Pekalongan tahun 2025 yang digelar di K....

Suara Muhammadiyah

16 January 2025

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) kembali dipercaya berkont....

Suara Muhammadiyah

3 August 2026

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Riau menggelar Silaturahim ....

Suara Muhammadiyah

6 April 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Mencermati perkembangan situasi di Kawasan Timur Tengah yang ....

Suara Muhammadiyah

2 March 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir, mengaja....

Suara Muhammadiyah

20 March 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah