Masa Depan Psikologi Islam, Fondasi Akademik yang Kokoh dan Ilmiah Jadi Kunci

Suara Muhammadiyah

8 May 2026

386
Istimewa

Istimewa

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Dekan Fakultas Sosial dan Humaniora (FSH) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Dr Irianti Usman MA mengatakan bahwa pengembangan kurikulum Psikologi Islam membutuhkan fondasi akademik yang kuat. Di samping itu, hal yang tidak kalah penting adalah kolaborasi internasional agar mampu berkembang secara sistematis dan ilmiah.

Hal tersebut disampaikan Irianti dalam “International Islamic Psychology Workshop: Tawhidic Epistemology and Practice” yang digelar FSH UM Bandung bersama International Islamic University Malaysia (IIUM) pada Kamis (07/05/2026).

Workshop tersebut menghadirkan pakar Psikologi Islam dunia untuk memperkuat pengembangan epistemologi dan praktik Psikologi Islam, yakni Shukran Abd Rahman dan Usman Jaffer dari Department of Psychology, AHAS KIRKHS, International Islamic University Malaysia.

Menurut Irianti, kehadiran dua pakar Psikologi Islam tersebut menjadi langkah penting dan positif dalam membangun landasan ilmiah bagi pengembangan Psikologi Islam di Indonesia. “Kehadiran para ahli diharapkan mampu memberikan fondasi ilmiah yang kokoh bagi kita semua,” ujarnya.

Irianti menjelaskan bahwa kegiatan workshop ini merupakan bagian dari upaya UM Bandung untuk menjembatani penyusunan kurikulum Psikologi Islam yang valid, sistematis, dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.

Irianti menilai penyusunan kurikulum Psikologi Islam bukan pekerjaan sederhana. Oleh karena itu, dibutuhkan kolaborasi, pemikiran bersama, dan panduan dari para ahli di bidangnya.

Workshop internasional ini diikuti sekitar lima puluh peserta lebih. Mereka berasal dari berbagai institusi dan organisasi, mulai dari dosen Psikologi UM Bandung, asosiasi Psikologi Islam, IMAMUPSI, Aisyiyah, hingga perguruan tinggi seperti UIN dan UNISBA.

Menurut Irianti, kehadiran berbagai unsur dalam workshop itu menjadi potensi besar untuk membangun jejaring dan kerja sama dalam pengembangan Psikologi Islam pada masa mendatang.

Irianti juga menyampaikan apresiasi kepada Nor Faridah Abdul Manaf yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Nor juga merupakan alumnus Fulbright. Dia pun mensponsori kehadiran dua ahli Psikologi Islam dunia sebagai bentuk kontribusi terhadap pengembangan keilmuan berbasis Islam.

Melalui workshop ini, Irianti berharap forum ilmiah ini tidak berhenti pada diskusi semata. Namun, dapat berlanjut menjadi kerja sama konkret dalam pengembangan kurikulum, penelitian bersama, dan integrasi nilai-nilai Islam dalam dunia akademik.*(FA)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

HSU, Suara Muhammadiyah - Menyambut peringatan 1 abad Muhammadiyah di Alabio, Kabupaten Hulu Sungai ....

Suara Muhammadiyah

4 August 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah - SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta berhasil meraih prestasi membanggakan pa....

Suara Muhammadiyah

9 March 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menegaskan k....

Suara Muhammadiyah

29 June 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Suasana bulan suci Ramadhan semakin semarak di Universitas Ah....

Suara Muhammadiyah

11 March 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - SD Muhammadiyah Sapen kembali menghadirkan pengalaman belajar ....

Suara Muhammadiyah

13 August 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah