Maulid Nabi, Haedar Nashir Minta Tampilkan Keteladanan dalam Kehidupan

Suara Muhammadiyah

15 September 2024

1704
Haedar Nashir. Foto: Cris

Haedar Nashir. Foto: Cris

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Umat Islam di dunia merayakan kegembiraan kelahiran Nabi Muhammad SAW setiap tanggal 12 Rabiul Awwal kalender Hijriyah. Tahun ini, Maulid Nabi Muhammad jatuh pada Ahad, 15 September 2024. 

Merespons hal tersebut, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengajak kepada seluruh umat Islam untuk menampilkan teladan utama atau uswah hasanah terkait kelahiran Nabi Muhammad SAW.

“Bagi kaum muslim sebagai mayoritas penduduk di negeri ini, mari kita praktekkan Islam sebagai agama rahmat semesta alam yang menebar kebaikan, keluhuran, perdamaian, persatuan dan nilai-nilai utama dalam kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, bangsa dan kemanusiaan di ranah global,” katanya pada Ahad (15/9).

Haedar mengajak umat Islam menjadikan dua keutamaan itu, yakni sifat welas asih dan rahmat bagi semesta alam sebagai inti membangun peradaban mulia sesuai risalah Nabi Muhammad.

“Kami percaya ketika kaum muslimin menjadi umat yang berada di garda depan dalam mewujudkan nilai-nilai kebaikan, keluhuran, kebenaran, keadilan, kesatuan dan keutamaan dalam kehidupan, maka otomatis kaum muslim menjadi pengikut Nabi Muhammad yang meniru dan meneladani uswah hasanah,” jelasnya.

Haedar juga mengungkapkan bahwa Nabi Muhammad telah memberi teladan bagi umat untuk hidup maju di segala bidang kehidupan guna membangun peradaban alternatif yang mencerahkan semesta

“Kaum muslimin harus mengembangkan kecerdasan yang murni, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memanfaatkan segala potensi yang dianugerahkan Tuhan dalam memahami segala ciptaan-Nya, serta melahirkan peradaban yang utama bagi kehidupan di alam semesta ini,” ungkapnya.

Haedar juga berharap umat Muslim dapat menjadikan Islam dan figur nabi Muhammad sebagai role model untuk menghadirkan kehidupan yang lebih beradab, lebih bermoral, dan menjunjung tinggi nilai-nilai utama.

Bangsa Indonesia yang sejatinya berbasis pada kebudayaan luhur diharap mampu mewujudkan cita-cita luhur untuk membangun kehidupan yang lebih baik.

“Saya percaya bahwa peringatan kelahiran Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassalam selalu menjadi sumber nilai kebaikan, keutamaan dan keluhuran hidup kita bersama,” harapnya.

Terakhir, Haedar berharap umat Muslim untuk terus menebarkan kedamaian dan jalan ihsan dalam meneladani uswah hanasah Nabi. 

“Lewat perbuatan, bukan demagogi. Jauhi sikap ekstrem (ghuluw) menebar benih saling membenci, menghujat, dan memusuhi. Lebih-lebih merasa diri paling benar dan bersih sendiri. Sikap naif seperti itu tidaklah mencerminkan akhlak mulia dan misi kerisalahan Nabi,” tandasnya. (Adam/Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Jati diri Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) sebagai kader umat....

Suara Muhammadiyah

17 January 2024

Berita

Menguatkan Kepedulian dan Mengajak Jamaah Terus Berbagi SIKKA, Suara Muhammadiyah - LAZISMU PD....

Suara Muhammadiyah

19 March 2026

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Sebuah tonggak sejarah baru saja ditancapkan di lingkungan pendid....

Suara Muhammadiyah

22 January 2026

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Menteri Kebudayaan Fadli Zon sangat bangga kepada Muhammadiyah yang te....

Suara Muhammadiyah

11 July 2026

Berita

SINJAI, Suara Muhammadiyah - Anggota Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Irwan Baa....

Suara Muhammadiyah

21 October 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah