MBS Zam-Zam Kirimkan 247 Kader Persyarikatan di PCM se-Banyumas

Publish

12 March 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1831
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah –  Ketua PDM Banyumas, Drs. M. Djohar, M.Pd., menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada segenap Pimpinan Muhammadiyah Boarding School (MBS) Zam-Zam Cilongok, Banyumas, yang sudah mempersiapkan diri untuk mengirimkan sebanyak 247 santri sebagai delegasi dalam kegiatan pekan dakwah selama dua pekan di tujuh Pimpinan Cabang (PC) Muhammadiyah yang tersebar di 37 titik PR Muhammadiyah dan PR Aisyiyah di daerah Banyumas yang dipimpinnya. 

Hal itu disampaikannya dalam sambutan serah terima dan pelepasan pekan dakwah santri dari Direktur MBS Zam-Zam, Ustadz Arif Fauzi, Lc., M.Pd., kepada PR Muhammadiyah/ Aisyiyah tersebut yang diwakilkan kepada Ketua PRM Pekuncen, Tamsir Subagyo, S.Pd., pada Selasa (12/03/2024) di Masjid Baitul Matien Komplek Perguruan Muhammadiyah PCM Cilongok. 

“Segenap pimpinan cabang dan ranting Muhammadiyah selalu siap bersedia menerima kehadiran daripada santri ini. Karena ini merupakan pembelajaran kontekstual bagi anak-anak kita yang akan menjadi kader-kader persyarikatan di masa yang akan datang,” kata Ustadz Djohar.

Dari ketujuh PCM itu, sebagaimana disampaikan Direktur MBS Zam-Zam, Ustadz Arif, antara lain Pekuncen, Ajibarang, Cilongok, Purwojati, Karanglewas, Sumbang dan lainnya. Adapun kegiatan ini dimaksudkan untuk menumbuhkan semangat dan ruh dakwah santri-santri MBS Zam-Zam dan lebih dekat dengan amal usaha Muhammadiyah dan ranting Aisyiyah se Banyumas. 

“Karena mereka adalah kader-kader persyarikatan, maka kita beri kesempatan untuk berdakwah . dengan harapan nanti setelah lulus menjadi santri-santri yang punya pengalaman dalam berdakwah dan tentunya untuk memajukan Muhammadiyah dan Aisyiyah di Kabupaten Banyumas.” harap Direktur. 

Ditambahkan oleh Kepala SMA MBS Zam-Zam, Ustadz Pandi Yusron, B.Sh., M.H., bahwa pekan dakwah bagi santri kelas sebelas ini sebagai salah satu syarat anak-anak bisa lulus dari Pondok Pesantren Modern Zam-Zam Muhammadiyah sekaligus untuk mengamalkan ilmu yang telah mereka kenyam selama kurang lebih lima tahun. 

“Mereka sebarkan di masyarakat, harapannya dari kami, ini sebagai pembelajaran yang berharga untuk mereka untuk mengembangkan kecakapan komunikasi mereka, kolaborasi mereka dan untuk mengamalkan kehidupan mereka secara lebih luas,” tandasnya.

Perwakilan dari PR Aisyiyah Desa Krajan, Evy S maupun dari PRM Datar, Ustadz Dr. Wage, keduanya menyambut baik atas kehadiran delegasi pekan dakwah santri MBS Zam-Zam, karena secara langsung kehadirannya untuk mengenalkan keberadaan Pondok Pesantren Muhammadiyah kepada masyarakat umum, terkhusus warga Muhammadiyah di setiap wilayah Banyumas. Sebaliknya para santri lebih dekat mengenal Amal Usaha Muhammadiyah dan Aisyiyah serta bisa berinteraksi secara langsung seperti mengajar di ABA, MIM dan TPQ serta jamaah masjid setempat. (hamidin)  


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Dalam semangat merawat nalar kritis dan membumikan peran maha....

Suara Muhammadiyah

13 November 2025

Berita

PALANGKA RAYA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Kalimantan Tengah (PWNA Kalt....

Suara Muhammadiyah

23 December 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - "Banyak sekali anak Indonesia yang belum berkesempatan mendapatkan lay....

Suara Muhammadiyah

15 January 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Usia adalah beban. Seiring bertambahnya usia, berarti semakin berta....

Suara Muhammadiyah

13 August 2025

Berita

BUMIAYU, Suara Muhammadiyah – Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) Bumiayu, Brebes, me....

Suara Muhammadiyah

8 February 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah