Melejitkan SMK Pusat Keunggulan

Suara Muhammadiyah

6 July 2024

1565
Foto Istimewa

Foto Istimewa

Melejitkan SMK Pusat Keunggulan

Oleh: Rizki Putra Dewantoro, Alumni SMK Teknik Muhammadiyah Cianjur

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dikenal sebagai lembaga pendidikan yang mencetak lulusan siap kerja. Berbekal keterampilan yang sesuai dengan jurusannya, siswa SMK pun dibekali dengan program praktik kerja (magang). Ada yang tiga bulan sampai enam bulan atau satu semester. Inilah tambahan bekal lulusan SMK agar lebih adaptif dengan atmosfer lingkungan kerja atau dunia usaha.

Saat ini SMK didorong untuk menjadi pusat keunggulan dalam berbagai bidang. Jika dulu kita kenal “SMK Bisa”, slogan ini kemudian diejawantahkan menjadi SMK sebagai Pusat Keunggulan (Center of Excellent). Betapa tidak, siswa SMK mampu memiliki daya saing dan mampu berinovasi.

Salah satu SMK yang berhasil melakukan inovasi yaitu SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Sekolah di bawah binaan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Majelis Dikdasmen PNF) Muhammadiyah ini berhasil melakukan inovasi konversi motor plat merah menjadi motor listrik.

Tidak tanggung-tanggung, proses konversi ini telah dilakukan terhadap 40 motor milik beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam tiga bulan terakhir. Kepala SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta Kustejo menyebut proses konversi motor plat merah ini memakan waktu sekitar 2-3 hari per unit, tergantung dari kondisi motornya.

Konversi Sepeda Motor Listrik terwujud melalui Teaching Factory. Konversi sepeda motor tersebut dilakukan oleh para siswa dari tiga jurusan keahlian Teknik Sepeda Motor (TSM), Teknik Mesin, dan Kelistrikan. Setiap unit motor listrik yang dihasilkan dilengkapi dengan satu baterai yang mampu bertahan selama tiga jam dan dapat menempuh jarak sekitar 80 kilometer.

Dilansir Suara Muhammadiyah, Selasa (11/6/2024), Siswa kelas XI SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta, Hansya Raisya, menceritakan proses konversi motor listrik dimulai dengan melepas mesin bensin dan semua komponen terkait dari rangka motor. Kemudian motor listrik, baterai, dan controller dipasang pada rangka motor. Sistem kelistrikan motor harus dimodifikasi agar kompatibel dengan komponen baru. Setelah semua komponen terpasang, motor harus diuji coba untuk memastikan fungsinya.

Kiprah anak didik Muhammadiyah itu diapresiasi Majelis Dikdasmen PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah serta penerima manfaat yaitu OPD. Ternyata siswa SMK mampu berinovasi dan memberikan manfaat yang luar biasa bagi masyarakat.

Prestasi lainnya berhasil ditorehkan para siswa SMK NU Banat dan SMKN 3 Kudus. Mereka digandeng Desainer Denny Wirawan yang dapat bersaing dengan karya-karya perancang busana ternama. Sehingga karya mereka bisa dijual di pasar nasional hingga global.

SMK Pusat Keunggulan merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar. Kemendikbudristek mendorong SMK memiliki kerja sama dan kemitraan dengan dunia kerja kredibel, serta penyelarasan kurikulum dan pelaksanaan praktik kerja lapangan. Hal ini bertujuan agar SMK memiliki lulusan berstandar dunia kerja, meningkatkan mutu pendidikan dan link and match dengan industri hingga mendapatkan pendampingan intensi untuk transformasi satuan pendidikan dan percepatan digitalisasi.

SMK memiliki kelebihan selain mengutamakan praktik vokasi, juga mempersiapkan siswa untuk bekerja dan melanjutkan perguruan tinggi sesuai jurusan dan memiliki berbagai macam jurusan. Selain itu, SMK memiliki kesempatan magang yang berarti dapat belajar di kelas serta lingkungan kerja yang sesuai.

Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) serta keterampilan generasi muda dapat terasah di lembaga pendidikan SMK. Belum lagi talenta-talenta digital dapat diasah melalui SMK bidang komputer dan jaringan serta rekayasa perangkat lunak, dan desain grafis.

Program keahlian lainnya yang terdapat di SMK seperti Tata Boga, Tata Busana, Teknik Kendaraan, Perbankan, Perhotelan, hingga Pelayaran. Kemudian masih ada di bidang Administrasi Perkantoran, Akuntansi, Farmasi, serta Keperawatan. Belum lagi SMK di bidang seni yang mampu melahirkan talenta pelestari kebudayaan luhur bangsa.

Namun, pendampingan dari pemerintah kepada SMK perlu terus diperkuat. Apalagi visi Indonesia Emas 2045 perlu ditopang dengan generasi emas pula yang mempunyai karakter dan skill yang mumpuni. Termasuk perguruan tinggi pun memiliki peran strategis, sebagaimana telah ditunjukkan dalam program pendampingan serta melejitkan SMK Pusat Keunggulan.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Wawasan

Oleh: Gunawan Trihantoro, Angkatan Muda Muhammaadiyah dan Anggota Satupena Jawa Tengah, tinggal di B....

Suara Muhammadiyah

16 August 2024

Wawasan

Memaknai Hari Guru Nasional 2024: “Guru Hebat Muhammadiyah untuk Indonesia Kuat” Oleh: ....

Suara Muhammadiyah

25 November 2024

Wawasan

Iman dan Ilmu Oleh: Sobirin Malian, Dosen Fakultas Hukum UAD Bisa jadi membahas masalah iman dan i....

Suara Muhammadiyah

28 September 2025

Wawasan

Peran Pimpinan Perguruan Muhammadiyah terhadap Ortom Oleh: Noval Sahnitri, Ketua Bidang KDI PW IPM ....

Suara Muhammadiyah

18 July 2025

Wawasan

Mengantisipasi Stagnasi Kepemimpinan di Muhammadiyah Oleh: Mohammad Nur Rianto Al Arif, Guru Besar ....

Suara Muhammadiyah

10 June 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah