Membangun Pribadi Muslim yang Sejati

Suara Muhammadiyah

28 August 2024

1722
Doc.Istimewa

Doc.Istimewa

BANDUNG, Suara Muhammadiyah - Gerakan Subuh Mengaji Aisyiyah Jawa barat dilaksanakan pada Rabu, 28 Agustus 2024. Dengan mengangkat tema Sukses Bermuhammadiyah “Menuju Pribadi Muslim Yang Sebenar-benarnya”.  Acara ini dihadiri oleh dr H Agus Sukaca, MKes Anggota Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebagai pembicara pada kesempatan tersebut.  

Dalam paparannya, Agus mengatakan sebagai umat Muslim harus bisa mewujudkan nilai-nilai Islam secara terpatri di dalam diri sendiri. Hal itu akan mendorong terkait kegiatan-kegiatan yang dilakukan setiap harinya akan bernilai ibadah di hadapan Allah. 

“Pribadi Muslim yang sebenar-benarnya ini akan kita capai dengan mewujudkan Islam dalam kehidupan pribadi sehingga idealnya seluruh aktivitas yang kita lakukan itu adalah aktivitas yang bernilai ibadah. Oleh karena itu, aktivitasnya harus sesuai dengan petunjuk Allah,” ucapnya.

Berkaitan dengan hal tersebut, menurut Agus ini sesuai dengan tujuan penciptaan manusia pada Surat Adz-Dzariyat ayat ke 56. Di dalam surat tersebut Allah telah menjelaskan bahwa Allah menciptakan makhluk-makhluknya untuk beribadah kepada Allah sekalipun itu jin.

“Inilah seharusnya totalitas hidup kita itu adalah untuk ibadah,” ungkapnya.

Agus menyampaikan sebagai pribadi Muslim, harus selalu bisa melakukan cara-cara untuk mendekatkan diri kepada Allah. Setidaknya ada 3 jenis aktivitas Muslim untuk bisa menjadi pribadi muslim yang sebenar-benarnya yakniPertama, melaksanakan perintah Allah, Kedua, menjauhi larangan Allah, Ketiga, melakukan aktivitas yang diizinkan Allah. jika Ia menanamkan sikap menjadi pribadi Muslim yang sebenar-benarnya.

“Ini adalah contoh aktivitas yang bisa kita terapkan untuk menjadi pribadi Muslim yang sebenar-benarnya,seperti belajar, berdakwah, berorganisasi, beramal saleh dan lain sebagainya. Aktivitas seperti ini akan bisa terwujud jika kita punya akhlak Al-Qur’an,” tambahnya. 

Agus menegaskan menjadi pribadi yang sebenar-benarnya harus memiliki sikap tauhid. Ia mengungkapkan inti dari tauhid adalah sebagai kunci dalam melakukan segala aktivitas di dunia ini.

“Inti dari tauhid adalah menjadikan Allah sebagai pertimbangan terpenting dalam berfikir untuk memutuskan melakukan atau tidak melakukan suatu aktivitas. Yang dijadikan pertimbangan untuk berfikir melakukan aktivitas itu adalah Allah,” pungkasnya. (Alle)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Musyawarah Ranting (Musyran) Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul &lsquo....

Suara Muhammadiyah

17 July 2025

Berita

Majelis Tabligh dan Ketarjihan Adakan Pelatihan Muballighat  PONTIANAK, Suara Muhammadiyah - B....

Suara Muhammadiyah

8 February 2025

Berita

BANDAACEH, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) menggelar Sidang Terbuka Wisu....

Suara Muhammadiyah

7 March 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Dalam rangka memperingati milad ke-113 Muhammadiyah, Pimpinan Da....

Suara Muhammadiyah

11 November 2025

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 81 murid kelas VI SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) ....

Suara Muhammadiyah

5 April 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah