Membangun Wanita yang Shalihah Secara Utuh

Suara Muhammadiyah

12 September 2026

214
Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Pengajian mingguan setiap Jumat PRA Tanjung Purwokerto Selatan yang kali ini dilaksanakan tanggal 11 September 2026 di masjid Al Ikhlas. Sekretaris PRA Suharti menyampaikan bahwa ustadz yang menyajikan materi selalu bergilir. Pengajian kali ini pengisi materi adalah  Ustadz Drs.H. Sujiman,MA. Pengajian kali ini dihari lebih kurang lebih 100 ibu-ibu.

​Ust. Sujiman dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa kemuliaan seorang wanita shalihah tidak hanya diukur dari ibadah ritualnya semata, melainkan dari seberapa besar kontribusinya dalam menebar kebaikan di lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar. Wanita shalihah diibaratkan sebagai tiang negara; jika baik kaum wanita di dalamnya, maka baik pula negara tersebut.

​"Menjadi wanita shalihah di era modern ini tentu memiliki tantangan tersendiri. Namun, dengan berpegang teguh pada nilai-nilai agama, mengedepankan adab, serta membekali diri dengan ilmu, seorang ibu dan istri dapat menjadi madrasah pertama yang tangguh bagi anak-anaknya," lanjutnya.

Sujiman juga menyampaikan bahwa ada 4 ciri utama menurut Qur'an & Hadits. Di dalam QS. An-Nisa: 34. Ayat ini menegaskan bahwa laki-laki adalah penanggung jawab bagi perempuan karena Allah memberikan kelebihan tertentu kepada laki-laki dan karena mereka menafkahkan sebagian hartanya untuk keluarga.

Wanita shalihah adalah yang taat kepada Allah dan menjaga diri ketika suaminya tidak ada. Hal ini diwujudkan dalam bentuk a) jaga shalat 5 waktu tepat waktu. b) Jaga aurat, hijab syar'i .c) Rajin dzikir, ngaji, puasa sunnah. d) Takut bermaksiat walau sendirian. ditegaskan bahwa "Jika wanita shalat 5 waktu, puasa Ramadhan, jaga kehormatan, dan taat suami, maka dikatakan: Masuk surga dari pintu mana saja yang kamu mau" HR. Ahmad.  Dapat ditafsirkan bahwa wanita shalihah adalah kuncinya sorga. Kedua, wanita yang mengurus keluarga pahalanya terhitung jihad.

Ust.Sujiman juga menjelaskan mengenai cara menjadi wanita shalihah di era sekarang yaitu  perbaiki hubungan dengan Allah, sebelum urus dapur, urus sajadah, shalat di awal waktu.  kalau Allah ridho, suami dan anak pasti nurut. Berikutnya jaga lisan dan hati dengan cara jauhi 3g yaitu gosip, ghibah, gregetan   dan diganti dengan: dzikir, doa, dan dakwah. Selanjutnya jadilah bidadari di rumah dengan cara sambut suami dengan senyum. merapikan rumah dan masak dengan niat ibadah.   Hadist Nabi mengatakan "sebaik-baik kalian adalah yang paling baik ke keluarganya" (HR. Tirmidzi).

Sebagai penutup pengajian pengurus PRA menyampaikan bahwa dengan pengajian tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keislaman. Khususnya dalam membentuk pribadi wanita shalihah yang beriman, berakhlak mulia, serta mampu menjalankan perannya di tengah keluarga dan masyarakat. 

Wanita shalihah tidak hanya memiliki keteguhan dalam beribadah, tetapi juga senantiasa menjaga kehormatan, amanah, dan memberikan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari. (Eka)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Alumni lintas angkatan Madrasah Mu'allimin Muhammadiyah Yogyakarta ....

Suara Muhammadiyah

28 November 2023

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar Silaturahmi Halal Bi Halal....

Suara Muhammadiyah

24 April 2024

Berita

Kerjasama Institut Transportasi dan Logistik Trisakti dan Help Logistics Singapore YOGYAKARTA, Suar....

Suara Muhammadiyah

29 November 2023

Berita

SAMARINDA, Suara Muhammadiyah – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muhammadiyah K....

Suara Muhammadiyah

14 October 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Wakil Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah (UM) B....

Suara Muhammadiyah

10 January 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah