Meneguhkan Langkah, Strategi Baru Nasyiatul Aisyiyah Kalteng di Era Disrupsi

Suara Muhammadiyah

5 January 2026

661
Foto Istimewa

Foto Istimewa

PALANGKA RAYA, Suara Muhammadiyah - Semangat pembaharuan menyeruak di tengah hangatnya pertemuan Gerakan Mengaji Nasyiah (RAJIN) serta Konsolidasi Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Kalimantan Tengah, Sabtu, 3 Januari 2025, yang bertempat di Sisi Cafe Positif dan Playground, Jl. Temanggung Tandang No.39, Langkai, Kec. Pahandut, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Ketua PWNA Kalteng, Dwi Purbayanti, S.T., M.Si., menyampaikan kegiatan Gerakan Mengaji Nasyiah (RAJIN) menjadi momentum awal konsolidasi semangat di tahun 2026 untuk meluruskan niat dan menguatkan ghiroh berorganisasi sebagai amal sholeh. Konsolidasi ini bukan sekadar tentang laporan pertanggungjawaban. Ini adalah momen penyamaan frekuensi hati dan pikiran.

"Gerakan mengaji Naisyatul adalah ujung tombak pembumian tarjih (dakwah), bukan sekadar pelaksana program rutin melainkan jembatan penghubung atau sinergi kader dalam menjalankan program-program yang berdampak bagi umat dan masyarakat, serta saling menguatkan dalam satu visi dan misi Nasyiatul Aisyiyah," ujarnya.

Di hadapan para pimpinan dan kader yang memadati ruangan cafe, Dr. Ngismatul Choiriyah, M.Pd.I.,  tidak sekadar memberikan materi, melainkan menyalakan kembali api semangat berorganisasi (dakwah) perempuan berkemajuan untuk merespons tantangan zaman.

Dalam paparannya yang bertema "Berorganisasi sebagai Amal Sholeh dan Sarana Pemberdayaan," Dr. Ngismatul Choiriyah, M. Pd. mengingatkan bahwa semangat berorganisasi dimulai dengan pikiran yang tenang dan tidak di jadikan beban karena itu adalah amanah yang diberikan agar dilaksanakan dengan curahan hati, pikiran dan tindakan nyata.

"Niatkan untuk ibadah biar apa yang kita lakukan khususnya berorganisasi di Nasyiatul Aisyiyah menjadi bernilai (pahala) dimata Allah SWT," ucapnya.

Ditambah Ngismatul, bahwa dalam organisasi khususnya Naisyatul Aisyiyah (NA) pasti banyak hambatan Bahkan kendala misalkan program yang hebat butuh nakhoda yang tangguh atau ada pemikiran yang tidak satu visi dan misi.

"Di Naisyatul Aisyiyah harus memiliki pemikiran terbuka serta wawasan luas, jika ada hal yg tak sependapat baiknya selalu bertabayyun dan mencari jalan terbaik untuk kebersamaan dan kekompakan dalam memberikan manfaat bagi umat dan bangsa," tambahnya.

Dalam menjawab tantangan zaman ini sudah sepatutnya dengan kerja nyata. Saatnya Naisyatul Aisyiyah Kalimantan Tengah melangkah lebih tegap, menjadikan Islam berkemajuan sebagai nafas gerakan, yang mencerahkan, meneguhkan, dan menggembirakan semesta. (mf)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Hidup manusia itu dikendalikan oleh dua hal, yang pertama nafsu dan ked....

Suara Muhammadiyah

21 March 2024

Berita

PALEMBANG, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Cabang Muhammadiyah Ilir Timur 2 (PCM IT 2) Kota Pale....

Suara Muhammadiyah

28 October 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah  – Pengelolaan keuangan keluarga secara bijak dan islami menj....

Suara Muhammadiyah

3 December 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat menggelar kegiatan Mila....

Suara Muhammadiyah

17 December 2023

Berita

Mewujudkan Pekerja Migran Indonesia Berkemajuan dan Berkeadilan JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Prof ....

Suara Muhammadiyah

14 July 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah