Meneladani Empat Sifat Utama

Publish

29 May 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1826
Foto Istimewa

Foto Istimewa

Meneladani Empat Sifat Utama

Dr. Masud HMN, Dosen Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) Jakarta

Untuk keselamatan bersama dan keutamaan dalam hidup, ada baiknya meneladani empat sifat nabi. Sifat itu kalau dilaksanakan niscaya menjelmakan keutamaan dan kemajuan. Bukan hanya untuk masyarakat, tapi juga untuk bangsa dan negara secara lebih luas.

Apatah lagi menjadikan sifat itu sebagai kebiasaan budaya sehari-hari dalam pergaulan. Artinya bukan semata-mata dalam kata-kata, melainkan juga pada perbuatan.

Empat sifat utama itu adalah sidiq (jujur). Sidiq bersumber dari ayat Al-Qur'an surat Al-Hujurat ayat 6 yang artinya sebagai berikut:
“Wahai orang yang beriman, jika seorang ada membawa informasi pada kamu maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan) yang pada akhirnya kamu menyesali perbuatan itu.”

Ayat ini menekankan kebenaran jauh dari berita hoaks atau kebohongan. Yang tujuannya adalah menyampaikan kebenaran.

Kedua, amanah (bertanggung jawab). Tujuan dan maksudnya agar seseorang jujur. Tidak mau menyelewengkan sesuatu yang diberikan kepadanya, kata orang sekarang yang tegak lurus.

Ketiga, yaitu fathonah (cerdas), pandai dan cerdas. Dalam satu hadits Nabi bersabda: “Orang yang banyak mengingat mati dan paling siap menghadapinya, membawa kemuliaan.” (Hadis riwayat Tirmidzi)

Keempat, tablig (menyampaikan) yang baik. Sederhana tapi perlu kita fahami. Untuk dapat melaksanakannya dengan baik dalam masyarakat. Sifat utama dari kebenaran adalah sidiq, fathonah, dan tablig.

Empat sifat Nabi itu mudah-mudahan apabila dipegang dengan baik dan dilaksanakan membawa kemajuan masyarakat luas. Terhindar dari penyelewengan, tetap teguh memegang amanah, cerdas, selalu menyampaikan yang benar. Tujuannya masyarakat yang maju dan berkeadaban.

Akhirnya marilah kita berlomba-lomba berbuat baik. Maksudnya melakukan segala yang berguna bagi orang lain. Itulah yang diajarkan agama pada kita. Mengerjakan baik sebanyak-banyaknya sesuai dengan ketetapan Allah Subhanahu Wa Ta'ala.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Wawasan

Menalar Penentuan Awal dan Akhir Ramadhan secara Epistemologis Oleh: Prof. Dr. H. Muh. Hizbul Mufli....

Suara Muhammadiyah

24 March 2026

Wawasan

Muhammadiyah dalam Ekosistem Penanggulangan Bencana  Oleh: Randi Syafutra, Dosen Universitas M....

Suara Muhammadiyah

10 January 2026

Wawasan

Purbaya, PNM, dan Nasib UMKM  Oleh: Buya Anwar Abbas Rencana Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi ....

Suara Muhammadiyah

9 April 2026

Wawasan

Mengakhiri Dikotomi Rukyat dan Hisab, Sebuah Jalan Tengah Oleh: Rusydi Umar, Kaprodi S2 Informatika....

Suara Muhammadiyah

24 March 2026

Wawasan

Demokrasi, Bahasa dan Algoritma  Oleh: Suko Wahyudi. Pegiat Literasi Tinggal di Yogyakarta&nbs....

Suara Muhammadiyah

7 October 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah