Menjawab Tantangan Baru Amal Usaha Muhammadiyah, Pilihannya Menjadi yang Terbaik

Suara Muhammadiyah

Penulis

1
572
Prof Dr Haedar Nashir M.Si

Prof Dr Haedar Nashir M.Si

KEBUMEN, Suara Muhammadiyah – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir, dalam pelantikan Rektor Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) sekaligus pengukuhan Direksi Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong untuk masa jabatan 2025-2029 mengatakan bahwa, usaha dalam memajukan Amal Usaha Muhammadiyah, baik itu rumah sakit maupun universitas menjadi bagian dari tajdid yang terus dilakukan oleh Muhammadiyah melalui kader dan pimpinannya. 

Haedar meyakini, di tangan rektor dan direksi yang baru, universitas dan rumah sakit milik Persyarikatan yang berada di Kebumen, Jawa Tengah itu dapat terus berkembang dan menunjukkan keunggulannya. 

“Saya yakin, baik untuk rumah sakit maupun universitas ini, dengan pimpinan baru selain melanjutkan apa yang telah dirintis dan dilembangkan oleh pimpinan sebelumnya, juga dapat mengembangkan dan memajukan rumah sakit maupun universitas ini menjadi lebih baik lagi ke level unggul berkemajuan,” ujarnya (8/12).

Ia pun mengapresiasi capaian Muhammadiyah melalui berbagai amal usahanya di berbagai bidang yang terus menunjukkan tren positif. Dimana sudah banyak amal usaha milik Persyarikatan yang menyandang predikat unggul secara institusi. Namun di saat yang sama, melalui capaian positif itu Amal Usaha Muhammadiyah juga menghadapi era persaingan yang semakin luas dalam berbagai bidang. Untuk rumah sakit misalnya, menurut Haedar, sudah banyak rumah sakit milik lembaga atau organisasi lain yang berstatus unggul. Ditambah lagi fenomena di masyarakat yang mulai berpergian ke luar negeri bukan untuk berlibur, melainkan untuk berobat. 

“Fenomena ini menjadi tantangan baru bagi Muhammadiyah, terkait dengan bagaimana kita menghadirkan rumah sakit yang mampu meyakinkan masyarakat, bahwa rumah sakit Muhammadiyah adalah yang terbaik,” tegasnya. 

Sehingga, meningkatkan kualitas ke taraf yang terbaik menjadi sebuah keniscayaan bagi amal usaha Muhammadiyah untuk menjawab fenomena tersebut. 

Tak hanya menyoal tentang bagaimana meningkatkan kualitas rumah sakit dan universitas, ia juga memproyeksikan sekolah-sekolah Muhammadiyah mulai dari PAUD hingga SMA dapat bersaing dengan lembaga lain yang memiliki label berbagai rupa. 

“Kita perlu berpacu untuk melahirkan sumber daya manusia yang menguasai sains dan teknologi di samping karakter,” papar Haedar. 

Hemat Haedar, para kader dan pimpinan Persyarikatan perlu berpacu dengan pihak lain dalam hal membangun reputasi amal usaha yang berkemajuan. Sehingga kepercayaan masyarakat kepada Amal Usaha Muhammadiyah dapat terus meningkat dari waktu ke waktu. 

“Dalam konteks ini maka menjadi penting kita mencoba untuk terus memperbaharui langkah-langkah kita dalam pengelolaan organisasi,” paparnya. 

Sebagai organisasi, Muhammadiyah bukan organisasi biasa. Karena di dalamnya ada banyak dimensi yang bersifat mendasar, yang menyangkut nilai. Ada juga aspek yang bersifat struktural, yang di dalamnya menyangkut sistem. Selain itu ada aspek yang menyangkut fungsional yang berbicara tentang kemanfaatan. Dimana dari ketiganya tidak dapat dipisahkan antara yang satu dengan yang lain. (diko)

 


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menggelar silaturahmi bakd....

Suara Muhammadiyah

24 April 2024

Berita

KOTAGEDE, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Prenggan telah melakukan pengukuh....

Suara Muhammadiyah

8 November 2023

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Muhammadiyah menyelenggarakan Konsolidasi Nasional Muhammadiyah d....

Suara Muhammadiyah

28 July 2024

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang bersiap menunjukkan ....

Suara Muhammadiyah

11 April 2026

Berita

RIAU, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menggelar acara Masa Ta’....

Suara Muhammadiyah

19 September 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah