MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Setelah menghadirkan beragam rangkaian kegiatan, Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menggelar puncak peringatan Milad ke-62. Acara dilaksanakan pada Senin (31/8) di Auditorium Kampus 1 UNIMMA. Dengan tema “Level Up for Future Impact”, momentum tersebut menjadi refleksi perjalanan dan capaian UNIMMA selama satu tahun terakhir melalui agenda Laporan Tahunan Rektor (LTR) dan Orasi Ilmiah oleh Dr. Saifudin, M.Eng, dosen Fakultas Teknikm UNIMMA.
Dalam laporannya, Rektor UNIMMA, Dr. Lilik Andriyani, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa milad bukan sekadar peringatan bertambahnya usia institusi, tetapi menjadi ruang untuk mensyukuri perjalanan, mengapresiasi setiap perjuangan, serta menyiapkan langkah menuju masa depan. “Tema tahun ini mengajak kita untuk tidak berhenti pada apa yang telah dicapai. Level Up berarti terus meningkatkan kualitas, kapasitas, inovasi, dan kolaborasi. Sedangkan Future Impacts mengingatkan kita bahwa setiap ikhtiar yang kita lakukan hari ini harus memberikan manfaat dan dampak yang semakin besar bagi masa depan,” paparnya.
Saat ini, UNIMMA telah terakreditasi Unggul BAN-PT, dengan 8 fakultas dan 28 program studi yang 54% sudah unggul. Di bidang akademik dan reputasi, UNIMMA juga terus menunjukkan perkembangan positif dengan menempati peringkat nasional 237, masuk Klaster Utama Penelitian dan predikat Sangat Bagus untuk Pengabdian kepada Masyarakat, serta berada di peringkat ke-150 SINTA dari 5.559 perguruan tinggi di Indonesia. Produktivitas akademik turut meningkat melalui 561 publikasi dosen bereputasi internasional yang terindeks Scopus, didukung tiga jurnal UNIMMA yang telah terindeks Scopus.
Lebih lanjut, Rektor mengatakan, ke depan, UNIMMA mulai memantapkan langkah menuju Global Recognition. “Fondasinya kita mulai dari kualitas akademik dan kesiapan institusi. Kita membangun digitalisasi kampus, website dan dokumen akademik bilingual, penguatan sistem dan integrasi data, serta penguatan mutu, hingga implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE),” ujarnya.
Selain itu, disebutkan, UNIMMA juga telah mempersiapkan Ranking and Global Visibility Readiness melalui kajian brand awareness, penyusunan data pendukung pemeringkatan, serta fasilitasi menuju QS dan Times Higher Education (THE) World University Rankings. “Kita bergerak menuju internasionalisasi, memperkuat reputasi akademik, dan selanjutnya menyiapkan global recognition tersebut. Inilah langkah UNIMMA untuk Level Up for Future Impacts, bukan sekadar menjadi lebih dikenal, tetapi menjadi universitas yang semakin diakui dan memberikan dampak di tingkat global,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Majelisdiktilitbang) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Mohammad Adam Jerusalem, M.T., Ph.D., memberikan apresiasi atas berbagai kemajuan yang berhasil dicapai UNIMMA. “Kami dari Majelisdiktilitbang mengapresiasi yang setinggi-tingginya apa yang telah diupayakan oleh seluruh sivitas akademika dan tenaga kependidikan (tendik) UNIMMA. Dan dari tema yang dipilih menjadi satu karakter dari persyarikatan untuk senantiasa berkemajuan. Kita harus terus berkemajuan dari sisi capaian-capaian akademik yang sudah ada, capaian sosial kemasyarakatan yang dimiliki oleh UNIMMA dan terus berkelanjutan,” ujarnya.
Adam menegaskan bahwa predikat Unggul bukanlah titik akhir, tetapi awal dari tanggung jawab yang lebih besar bagi sebuah perguruan tinggi. “Unggul bagi kita, UNIMMA, tidak sekadar administratif akreditasi saja. Tapi bagi kita semua, di diskusi-diskusi Majelisdikti, unggul APT-nya itu adalah manifestasi izin moral untuk bisa memikul amanah yang lebih besar lagi,” ungkapnya.
Menutup rangkaian acara, UNIMMA memberikan penghargaan kepada sejumlah keluarga besar yang telah menunjukkan dedikasi dan prestasi. Penghargaan tersebut diberikan kepada dosen dan tendik dengan masa kerja 20 tahun, tendik berprestasi, serta mahasiswa berprestasi. Selain itu, fakultas dan unit turut diberikan penghargaan dalam pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) Tahun Akademik 2025/2026.

