Muhammad Sam'an Doktor Pertama UMAM

Publish

15 May 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
350

Muhammad Sam'an Doktor Pertama UMAM

Muhammad Sam’an, dosen Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) mencatat sejarah sebagai DOKTOR PERTAMA Univrrsitas Muhammadiyah Malaysia (UMAM) dalam bidang  Teknologi Informasi (IT), Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM), setelah berhasil mempertahankan  disertasinya yang berjudul “An Enhanced Grey Wolf Optimization Algorithm for High-Dimensional Feature Selection in Peer-to-Peer Lending Default Prediction.”

Dosen UNIMUS ini  berhasil menyelesaikan penelitian disertasinya dan lulus Viva Voce hanya dalam waktu 2 tahun 1 bulan dengan performa yang sangat baik dan hanya mendapatkan Minor Corrections dari dewan penguji yang dipimpin oleh Dr. Rohana Hussein dengan anggota Prof.Dr. Ahmad Nazari sebagai penguji Internal, Dua orang penguji Eksternal yaitu : Prof. Dr. Zailani Abdullah penguji dari Universiti Malaysia Kelantan (UMK), Prof. Dr. Nazir Mohd. Nawi dari Universiti Tun Hussein Oon Malaysia (UTHM). Sidang VIVA ini juga dihadiri oleh pembimbing Prof.Dr. Mohd. Deris dan Dr. Mohd. Nizam sebagai perwakilan para Dekan yang ada di UMAM.

Penelitian yang dilakukan Sam'an selama merampungkan PhD ini  berhasil diterbitkan  di jurnal internasional. Ini tentu  mencerminkan kualitas, orisinalitas, serta kontribusi signifikan dalam bidang Teknologi Informasi dan Kecerdasan Buatan. Di antaranya adalah:

 • “Hybrid Dynamic Ant Colony and Grey Wolf Optimizer for Feature Selection in P2P Lending” (International Journal of General Systems, Q2 WoS / Q1 Scopus, 2025)
 • “An Improved Grey Wolf Optimization Based Heuristic Initialization Algorithm for Feature Selection in P2P Lending Default Prediction” (International Journal of Computers and Applications, Q2 Scopus, 2025)
 • “Feature Selection in Peer-to-Peer Lending Based on Hybrid Modified Grey Wolf Optimization with Optimized Decision Tree Credit Risk Assessment” (International Journal of Management Science and Engineering Management, Q2 Scopus, 2024)

Vice Chancellor UMAM Dr. Saidul Amin menyatakan bahwa keberhasilan Sam'an adalah sejarah baru UMAM dan publikasi karyanya merupakan langkah awak yang sangat berarti untuk menjadikan UMAM pusat research international Muhammadiyah. Hal ini sejalan dengan tujuan Universitas ini sebagai Universitas bertaraf Internasional, Pusat Reset Antara Bangsa, dan Pusat Dakwah Muhammadiyah Asia Tenggara. Pada sisi lain Saidul Amin juga menyatakan bahwa dalam waktu dekat, sekurangnya ada 4 lagi DOKTOR baru UMAM akan lahir dari disiplin Ilmu yang berbeda.

Pencapaian luar biasa dosen UNIMUS ini mencerminkan dedikasi, ketangguhan, ketekunan, dan komitmen tinggi terhadap keunggulan akademik dan pembelajaran berkelanjutan di bidang Teknologi Informasi. Keberhasilan ini bukan hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan dan inspirasi bagi komunitas akademik UMAM dan UNIMUS. 

Vice Chancellor UMAM berharap keberhasilan ini menepis keraguannsrbagian kalangan terhadap UMAM dan berharap akan semakin banyak PTMA mengutus dosennya untuk menyelesaikan Ph.D di UMAM. Semoga Universitas pertama Indonesia di luar negara ini menjadi kebanggaan Persyarikatan untuk mencerdaskan semesta.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Jalan munuju Allah ada banyak cabang cara yang bisa ditempuh. Sa....

Suara Muhammadiyah

27 March 2026

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah - Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Pu....

Suara Muhammadiyah

6 March 2024

Berita

Gelar Apel Pagi dan Deklarasi Madrasah Ramah Anak BANTUL, Suara Muhammadiyah — Dalam upaya me....

Suara Muhammadiyah

27 October 2025

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - SD Muhammadiyah Banyuraden, Gamping, Sleman menyelenggarakan reviu kuri....

Suara Muhammadiyah

3 September 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebagai upaya mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Meneng....

Suara Muhammadiyah

5 May 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah