Muhammadiyah Dorong Transformasi Ekonomi Berbasis Teologi Al-Ma’un

Suara Muhammadiyah

6 February 2026

612
Ir Mohammad Zainal Fatah. Foto: Cris

Ir Mohammad Zainal Fatah. Foto: Cris

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah dalam menjalankan dakwah di bidang ekonomi, niscaya senantiasa mengarusutamakan kemaslahatan untuk umat dan masyarakat secara universal.

"Ingin mengambil manfaat yang sebaik mungkin untuk menjadi bagian dari apa yang kita persembahkan kepada Indonesia yang kita cintai," kata Mohammad Zainal Fatah saat membuka Dialog Menko Perekonomian dengan Warga Muhammadiyah, Jumat (6/2) di Hyaat Regency Yogyakarta, Tentara Pelajar, Panggung Sari, Sariharjo, Ngaglik, Sleman.

Menggarisbawahi ekonomi dalam konteks Muhammadiyah, kata Zainal, bergerak dalam satu tarikan napas. Pokok pangkalnya dari semangat Teologi Al-Maun yang pengerurutannya mendasari sifat inklusivitas.

"Kami turun ke bawah menyisir pedagang-pedagang yang tumbuh berkembang, petani-petani, para guru honorer, para aktivis-aktivis, karena sesungguhnya kami diajari menjadi saudagar," jelas Plt Ketua Majelis Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata Pimpinan Pusat Muhammadiyah tersebut.

Teologi Al-Maun menjadi sokongan dari lahirnya gerakan amal dan khidmat sosial Muhammadiyah untuk semua. Terlebih dikontekstualisasikan dengan ekonomi, sangat berjalin-berkelindan.

"Kita jadikan ujung tombak keberpihakan kita. Kami punya jaringan-jaringan saudagar, jaringan usaha mikro, dan lain-lain. Kami juga punya titik-titik kegiatan ekonomi di seluruh nasional," terangnya.

Bersamaan dengan itu, Zainal menekankan pentingnya aspek pendampingan yang berkelanjutan. Menurutnya, pihaknya akan terus membuka ruang seluas-luasnya dalam ekosistem agregasi.

“Inilah jalan transformasi dari aktivitas konvensional yang sebelumnya berjalan secara mandiri, menuju pertumbuhan bersama. Kita ingin besar bersama dan tumbuh bersama dalam aktivitas serta kegiatan ekonomi yang bersifat kolektif,” tegasnya, menggarisbawahi semangat ini sebagai manifestasi dari lompatan teologi Al-Maun ke teologi An-Nasr.

"Kita ingin juga menuju kepada corporate economy yang di dalamnya tentu semangat Al-Ma'un dan An-Nasr," sambungnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SERANG, Suara Muhammadiyah – Lokasi Tanwir II Nasyiatul Aisyiyah pada hari kedua mengalami per....

Suara Muhammadiyah

5 September 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Minggu lalu, Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) menyelenggarak....

Suara Muhammadiyah

12 May 2024

Berita

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Abdul Mu’ti, Sekretaris Majelis Pendidikan....

Suara Muhammadiyah

16 November 2023

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah -SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta (Muchild) sukses gelar Evaluasi Perkemahan....

Suara Muhammadiyah

26 September 2025

Berita

Dampak Judi Online terhadap Kesehatan Rohani dan Nafsani Oleh Wildan, Dokter Jiwa RS PKU Muhammadi....

Suara Muhammadiyah

13 July 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah