Muhammadiyah Sampaikan 10 Masukan terkait Haji - Umrah dalam RDP dengan Komisi VIII DPR

Publish

21 August 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
835
Foto Istimewa

Foto Istimewa

JAKARTA, Suara Muhammadiyah — Sekretaris Lembaga Pembinaan Haji dan Umrah (LPHU) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dr. H. Marjuki, menyampaikan sepuluh masukan penting terkait penyelenggaraan ibadah haji dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi VIII DPR RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (20/8/2025).

Marjuki menekankan pentingnya penguatan regulasi terkait Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

“KBIHU perlu diperkuat regulasinya, dan porsi pembimbing haji dari KBIHU sebaiknya diprioritaskan sebagai pendamping haji,” ujarnya di hadapan Panja Komisi DPR RI mengenai RUU Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah dalam Rapat Dengar Pendapat Umum dengan organisasi kemasyarakatan Islam.

Ia juga menegaskan bahwa petugas haji sebaiknya berasal dari kalangan yang sudah memiliki pengalaman berhaji. Selain itu, aspek kesehatan jemaah menurutnya perlu mendapat perhatian serius.

“Istito’ah kesehatan harus sesuai dengan ketentuan pemerintah Saudi. Masih banyak jemaah dengan penyakit berat yang tetap berangkat, sehingga angka kematian jemaah Indonesia dinilai tinggi,” kata Marjuki.

Muhammadiyah juga mendukung pembentukan kembali lembaga pengawas haji guna memperkuat aspek pengawasan. Dari sisi pembinaan, Marjuki mengusulkan penguatan silabus dan kurikulum manasik agar jemaah lebih siap secara ibadah dan secara psikologis ketika sudah sampai ditanah suci

“Silabus manasik haji harus diperkuat agar jamaah memiliki bekal ibadah yang maksimal,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya penatalaksanaan DAM, peningkatan kualitas layanan gizi jamaah, serta perapian data antara manifest kloter dengan sistem e-Hajj. “Data manifest kloter harus rapi dan sesuai dengan e-Hajj agar tidak menimbulkan masalah di lapangan,” tambahnya.

Terakhir, Marjuki menekankan perlunya sinergi dengan seluruh ormas Islam. “Semua ormas Islam harus dilibatkan dalam pembinaan dan bimbingan ibadah, sehingga penyelenggaraan haji lebih inklusif dan menyentuh seluruh lapisan umat,” pungkasnya.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

LLHPB Aisyiyah Sulsel Gelar Seminar Nasional, Bahas Perubahan Paradigma Pengelolaan Sampah MAKASSAR....

Suara Muhammadiyah

23 February 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Hari Raya Idul Fitri 1446 H ditetapkan jatuh pada Senin (31/3....

Suara Muhammadiyah

28 March 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung sukses menggelar kegiatan S....

Suara Muhammadiyah

7 May 2025

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah - Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) telah menggela....

Suara Muhammadiyah

16 May 2024

Berita

Meneguhkan Epistimologi dengan Merawat Harmoni  BANJARBARU, Suara Muhammadiyah - Peserta yang ....

Suara Muhammadiyah

17 September 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah