Pemkot Batu Apresiasi Bantuan Revitalisasi Satuan Pendidikan Rp1,7 M

Publish

14 October 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
342
Foto : BKHM Kemendikdasmen

Foto : BKHM Kemendikdasmen

BATU, Suara Muhammadiyah - Wakil Wali Kota Batu, Henry Suyanto, menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah pusat atas bantuan revitalisasi satuan pendidikan sebesar Rp1,7 miliar untuk mendukung peningkatan mutu pembelajaran di berbagai satuan pendidikan di Kota Batu. 

“Pendidikan bukan hanya sekedar urusan angka, melainkan urusan masa depan dan peradaban. Kemajuan sebuah kota bukan diukur dari tingginya gedung namun semangat belajar anak-anaknya,” ujar Henry seraya menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah bagi Kota Batu. Hal tersebut disampaikannya secara langsung kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu`ti di Kota Batu, Jawa Timur yang bersilaturahmi dengan siswa dan guru SDK Sang Timur, SMPK Widyatama, dan SMAK Yos Sudarso. 

Saat ini kota Batu memilki 293 satuan pendidikan dengan berbagai capaian membanggakan, seperti Indeks Pembangunan Manusia 76 persen, harapan lama sekolah 14,58 tahun, dan tingkat literasi – numerasi siswa SD dan SMP yang terus meningkat. Henry optimistis, bantuan pemerintah mampu mendongkrak geliat dunia pendidikan di kotanya. 

Lima Program Prioritas Pendidikan

Pada kesempatan yang sama, Mendikdasmen juga memaparkan lima program prioritas Kemendikdasmen dalam rangka memajukan pendidikan dasar dan menengah. Pertama adalah peningkatan sarana dan prasarana pembelajaran melalui pembangunan dan renovasi di lebih dari 16 ribu satuan pendidikan di seluruh Indonesia, serta penyaluran bantuan Papan Interaktif Digital ke lebih dari 288 ribu sekolah. 

Program kedua adalah peningkatan kualitas guru dan tenaga kependidikan, termasuk pemberian beasiswa kepada 12.500 guru tahun ini dan 150.000 guru tahun depan, serta pelaksanaan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk lebih dari 600 ribu guru tahun ini dan 808 ribu guru pada tahun depan. 

Program ketiga berfokus pada peningkatan kesejahteraaan dan kompetisi guru melalui peningkatan tunjangan sertifikasi, pelatihan di bidang pembelajaran digital, Kecerdasan Artifisial (KA), dan konseling, serta kebijakan satu hari untuk guru belajar tanpa mengajar. 

Program keempat adalah pendekatan pembelajaran mendalam dengan penguatan literasi, numerasi dan pengenalan mata pelajaran berbasis KA dan Koding. 

Program kelima yaitu penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang berskala nasional dan akan diselenggarakan pada November 2025 untuk siswa kelas 12 dan Maret 2026 untuk siswa SD dan SMP, sebagai upaya peningkatan prestasi belajar dan semangat kompetisi positif dikalangan pelajar. 

Menteri Mu`ti juga menyampaikan kebijakan baru terkait konseling. “Semua guru, tidak hanya guru BK, harus melaksanakan tugas bimbingan konseling. Tugas ini akan dihitung sebagai pemenuhan, kewajiban jam mengajar melalui peran sebagai Guru Wali,” jelasnya. 


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Eco Bhinneka Muhammadiyah kembali menginisiasi langkah konkret dalam m....

Suara Muhammadiyah

21 August 2025

Berita

PADANG, Suara Muhammadiyah — Muhammadiyah Lampung melalui Muhammadiyah Disaster Management Cen....

Suara Muhammadiyah

16 December 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendik....

Suara Muhammadiyah

18 July 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Tampak pagi hari sang surya berpendar menerangi jagat semesta....

Suara Muhammadiyah

8 September 2024

Berita

PETAILING JAYA, Suara Muhammadiyah - Universitas Ahmad Dahlan Go Internasional dengan melakukan kegi....

Suara Muhammadiyah

9 October 2023