Pengajian PDM Bogor, Muhadjir Tekankan Shalat Tahajud sebagai Ciri Kader Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

18 October 2026

64
Istimewa

Istimewa

BOGOR, Suara Muhammadiyah - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Muhadjir Effendy, memberikan pengajian singkat di hadapan jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bogor beserta para jamaah, rektorat, dosen dan mahasiswa. Momen ini terjadi usai acara peresmian Masjid Kampus Universitas Muhammadiyah Bogor Raya (UMBARA) di Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Sabtu (17/10).

 

 Dalam awal tausiyahnya, Penasehat Khusus Preisden Bidang Haji ini menyampaikan ucapan selamat atas berdirinya masjid kampus baru tersebut yang berhasil dibangun berkat kerja sama dan bantuan dari Yayasan Assabil. Ia berharap masjid ini dapat menjadi pusat syiar dan pembinaan karakter umat.

 

 Melanjutkan pengajiannya, Muhadjir menegaskan kembali kedudukan penting ibadah shalat dalam Islam. Mengutip dalil ash-shalatu 'imaduddin (shalat adalah tiang agama), ia mengimbau umat Islam untuk tidak cepat merasa berpuas diri dengan kualitas shalat yang dijalani sehari-hari.

 

 "Jangan merasa shalat kita sudah sempurna. Bayangkan, dari shalat yang berlangsung tiga sampai lima menit, berapa detik kita benar-benar ingat kepada Allah? Selebihnya sering kali hanya gerakan mekanis semata karena kita sudah hafal luar kepala," ujar Muhadjir.

 

 Ia menambahkan, seiring bertambahnya usia dan semakin dekatnya manusia pada ajalnya, kualitas shalat seharusnya semakin meningkat dan menuju kesempurnaan. Muhadjir menyebutkan bahwa indikator utama untuk mengukur kesempurnaan shalat seseorang adalah pada saat melaksanakan shalat malam (tahajud). Menurutnya, shalat tahajud dilakukan tanpa rasa terburu-buru dan hanya diketahui oleh diri sendiri serta Allah SWT.

 

 Lebih lanjut, Muhadjir menyoroti keutamaan tahajud sebagai satu-satunya shalat sunah yang namanya tersurat secara eksplisit dalam Al-Qur'an. Oleh karena itu, ia mendorong agar ibadah ini dijadikan sebagai identitas utama warga dan kader persyarikatan.

 

 "Jadikan shalat tahajud sebagai ciri khas kader Muhammadiyah. Kader Muhammadiyah harus rajin tahajud hingga menjadi kebiasaan (habit) yang dilakukan secara ikhlas, tanpa menganggapnya sebagai beban," tegasnya.

 

 Di akhir pengajian, Muhadjir membagikan pengamatannya terkait pelaksanaan ibadah di berbagai negara Islam. Ia mengamati bahwa di banyak negara, shalat wajib dijalankan secara efisien dan praktis tanpa memakan waktu berlebihan, sehingga produktivitas kerja tetap terjaga.

 

 Ia mengingatkan agar shalat tidak dijadikan alasan yang menghambat pekerjaan. Menurutnya, waktu shalat lima waktu pada hakikatnya terbagi secara proporsional ke dalam tiga rentang waktu utama—pagi, siang hingga sore, dan malam—yang sudah dirancang secara pas agar manusia tetap harmonis dalam beribadah dan berkarya.

 

 Bercerita pengalamannya ketika berkunjung ke Tunisia, Muhadjir mengatakan ada fenomena pekerja dari kalangan muslim dikeluhkan karena dalih melaksanakan solat. Alih-alih mengerjakan solat dan kembali bekerja, waktu banyak terbuang karena diisi dengan berdoa terlalu panjang, bahkan ada kegiatan santai. Itulah sebabnya negara-negara Islam lebih menyukai pekerja asal Thailand atau Filipina yang non-muslim.

 

 “Mereka menilai pekerja yang tidak solat lebih produktif. Kesan demikian ini tidak akan terjadi jika kita memanfaatkan waktu solat dengan sangat baik, lebih pendek tetapi sempurna, berkualitas menghadap Allah SWT,” ungkapnya.

 

 Usai memberi pengajian singkat, Muhadjir juga memberi motivasi kepada mahasiswa Umbara agar lebih sungguh-sungguh menyiapkan diri sebagai generasi penerus. Mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini mengundang masyarakat luas untuk kuliah di Umbara dan mendorong agar kampus ini menjadi pijakan menuju kesuksesan masyarakat Bogor Raya. (*)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Bertempat di Convention Hall Masjid Walidah Dahlan, Universit....

Suara Muhammadiyah

13 June 2026

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Perguruan Tinggi Universitas ....

Suara Muhammadiyah

6 January 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) memperoleh hibah Ri....

Suara Muhammadiyah

24 February 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY Muhammad Ikhwan Ahada menya....

Suara Muhammadiyah

13 August 2026

Berita

BLORA, Suara Muhammadiyah - Pelaksanaan Musyawarah Kerja Wilayah (Musykerwil) Nasyiatul Aisyiyah Jaw....

Suara Muhammadiyah

3 September 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah