Perkuat Layanan Kesehatan, UNIMUS Resmikan Cancer Care dengan Teknologi Medis Mutakhir

Suara Muhammadiyah

17 October 2026

94
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dan Rumah Sakit (RS) UNIMUS resmi melaunching layanan RS UNIMUS Cancer Care. Peluncuran ini dilakukan bersamaan dengan The 10th International Conference of the Asian Society of Cryosurgery (ASC-10) & Council Transition Meeting di PO Hotel Semarang, Pemuda, Sekayu, Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (17/10).

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agus Taufiqurrahman menyambut baik peluncuran layanan tersebut. Ia menggarisbawahi, canser menjadi persoalan terbesar yang dihadapi bangsa Indonesia, termasuk tingkat global.

"Betapa ini hal yang sangat serius untuk menjadi perhatian kita bersama," ujar Agus.

Pokok pangkal permasalahannya terletak pada saat orang didiagnosa menderita canser, masalah muncul di dataran permukaan tidak sesederhana diagnosa penyakit-penyakit yang lainnya.

"Selain problem penyakit sendiri, problem psikososial, finansial dari pembiayaan yang ternyata canser ini menjadi beban pembiayaan secara nasional yang luar biasa," bebernya.

Karena itu, dibutuhkan segera intervensi yang tepat sasaran agar persoalan canser ini dapat ditangani dengan baik. Menurutnya, sampai sekarang masih terdapat ketimpangan di berbagai negara.

"Cryosurgery sebagai bagian dari inovasi dalam penanganan kasus canser ini menjadi bagian yang disambut baik oleh UNIMUS, oleh Persyarikatan Muhammadiyah. Ini menjadi pendekatan yang lebih presisi minimal invasif dan harapannya nanti recovery menjadi jauh lebih baik," tegas Agus.

Rektor UNIMUS Masrukhi menyebut, peluncuran layanan tersebut sebagai bentuk nyata kiprah RS UNIMUS meningkatkan layanan kanker berbasis teknologi modern.

"Alhamdulillah, bersamaan dengan penyelenggaraan ASC-10, RS UNIMUS meluncurkan layanan penanganan kanker dengan metode cryosurgery. Mudah-mudahan layanan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” tuturnya.

Masrukhi menambahkan, Cryosurgery merupakan metode penanganan jaringan kanker menggunakan suhu sangat rendah. Prosedur ini dilakukan dengan bantuan teknologi medis untuk membantu dokter menentukan lokasi jaringan yang akan ditangani secara presisi.

"Pengembangan layanan RS UNIMUS Cancer Care juga didukung teknologi laparoskopi fluoresensi 4K ICG serta peningkatan kompetensi tenaga medis," jelasnya.

Atas hal demikian itu, M Riza Setiawan mengatakan kalau pihak rumah sakit telah memberikan pelatihan kepada 5 dokter khusus, yakni pelatihan cryosurgery di Tiongkok sebagai bagian dari mempersiapkan sumber daya manusia untuk meningkatkan layanan tersebut kepada masyarakat.

"Kesiapan SDM kami sudah memberangkatkan lima dokter RS Unimus ke China untuk melaksanakan workshop dan trining Cryosurgery dan tenaga kesehatan yang lain," terang Direktur RS UNIMUS itu.

Sisi lain, Pendiri ASC Xu Kecheng mengapresasi langkah UNIMUS dalam mengembangkan pusat pelayanan kanker. Beliau berharap UNIMUS menjadi salah satu pelopor pengembangan teknologi medis minimal invasif di Indonesia.

"Semarang dan universitas (UNIMUS) telah menandatangani kerja sama yang luar biasa untuk membawa yang unggul dan canggih untuk pengobatan kanker jenis baru itu sudah sampai," ucapnya.

Presiden ke-8 ASC Li Jiaping menegaskan, inovasi medis harus berorientasi pada manfaat nyata bagi pasien. Untuk dua tahun ke depan, ASC akan memprioritaskan penguatan kolaborasi internasional, peningkatan kualitas bukti ilmiah, perluasan akses teknologi dan pelatihan, serta pengembangan kemitraan dan pertukaran keilmuan.

Ketua Diaspora Indonesia–China Yenni Thamrin berharap, pengembangan layanan di RS UNIMUS dapat menjadi langkah untuk memperluas akses masyarakat terhadap kemajuan teknologi penanganan kanker.

"Tujuan ini adalah untuk melayani bagi pasien yang menderita kanker dengan teknologi pengobatan kanker yang canggih dan luar biasa untuk memberikan perawatan terbaik bagi pasien," tandasnya.

Lain berikutnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Mochamad Abdul Hakam menilai pengembangan teknologi penanganan kanker dapat menjadi peluang untuk memperkuat pelayanan kesehatan, terutama jika diiringi deteksi dini dan pemeriksaan yang tepat. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakart....

Suara Muhammadiyah

28 February 2026

Berita

GRESIK, Suara Muhammadiyah - Musyawarah Daerah yang ke - 22 Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadi....

Suara Muhammadiyah

9 January 2024

Berita

MALAYSIA, Suara Muhammadiyah – Pusat Prestasi Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah....

Suara Muhammadiyah

23 April 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta menggelar Unisa Char....

Suara Muhammadiyah

13 October 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Parade Dokumenter atau yang dikenal sebagai Paradok, kembali ....

Suara Muhammadiyah

27 July 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah