BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung melalui Bagian Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) dan Promosi menerima kunjungan edukasi dari SMA Muhammadiyah Boarding School Wanasari, Brebes, Jawa Tengah, pada Rabu (07/01/2026). Kunjungan ini diikuti oleh puluhan siswa kelas XI, kepala sekolah, dan sejumlah guru pendamping sebagai bagian dari upaya memperkenalkan perguruan tinggi milik Persyarikatan Muhammadiyah kepada para siswa sejak dini.
Kepala SMA Muhammadiyah Boarding School Wanasari Drs Khumaedi MPd dalam sambutannya menyampaikan bahwa kampus-kampus Muhammadiyah memiliki kualitas yang tidak kalah dengan perguruan tinggi negeri. Ia mencontohkan UM Bandung sebagai salah satu pilihan kampus Muhammadiyah yang berkembang pesat dan layak menjadi tujuan studi lanjut bagi para siswa. Menurutnya, keberadaan kampus Muhammadiyah di berbagai daerah memberikan keleluasaan bagi lulusan sekolah Muhammadiyah untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus bergantung pada perguruan tinggi negeri.
Melalui kunjungan dan silaturahmi ini, Khumaedi berharap para siswa semakin mengenal kampus-kampus Muhammadiyah sekaligus memperoleh tambahan motivasi, wawasan, dan pengalaman terkait dunia perguruan tinggi. Dia juga mendorong agar para alumni sekolah Muhammadiyah dapat melanjutkan pendidikan ke kampus-kampus Muhammadiyah sebagai bagian dari penguatan ekosistem pendidikan persyarikatan.
Sementara itu, Kepala Bagian PMB dan Promosi UM Bandung yang diwakili oleh Feri Anugrah SSos menyambut baik kunjungan tersebut. Dia menilai kegiatan kunjungan edukatif seperti ini sangat positif karena dapat memberikan gambaran nyata kepada para siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. ”Meskipun baru berusia sembilan tahun, UM Bandung menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan, baik dari sisi akademik maupun fasilitas pendukung pembelajaran,” ujar Feri.
Feri juga menegaskan bahwa saat ini UM Bandung memiliki lima fakultas dengan dua puluh program studi, termasuk dua di antaranya Program Magister Manajemen dan Program Profesi Apoteker. Oleh karena itu, dia mengajak para siswa untuk mempertimbangkan kampus Muhammadiyah sebagai pilihan apabila program studi yang diminati telah tersedia, tanpa harus selalu berorientasi pada perguruan tinggi negeri.
Dalam kesempatan tersebut, para siswa SMA Muhammadiyah Boarding School Wanasari mendapatkan pemaparan dari tim PMB dan Promosi UM Bandung terkait jalur penerimaan mahasiswa baru, berbagai skema beasiswa, prospek lulusan, dan biaya pendidikan selama masa studi. Para siswa tampak antusias mengikuti sesi pemaparan yang dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan campus tour. Para siswa dan guru berkesempatan berkeliling untuk melihat langsung berbagai fasilitas penunjang akademik di UM Bandung, seperti laboratorium, auditorium, ruang perkuliahan, perpustakaan, dan fasilitas pendukung lainnya. Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi bekal informasi dan inspirasi bagi para siswa dalam menentukan pilihan pendidikan tinggi ke depan.*(FK)

