Saad Ibrahim Motivasi Mahasiswa UMRI Harus Punya Cita-Cita Tinggi

Suara Muhammadiyah

19 September 2024

1318
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr KH Muhammad Saad Ibrahim, MA.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr KH Muhammad Saad Ibrahim, MA.

RIAU, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menggelar acara Masa Ta’aruf (MATAF) atau masa pengenalan kampus kepada mahasiswa baru tahun 2024, Rabu (18/9). Acara tersebut dihadiri Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr KH Muhammad Saad Ibrahim, MA.

Saad menyampaikan beberapa poin penting. Pertama, ia menekankan sebagai mahasiswa pentingnya berorganisasi, selain belajar sebagai kewajiban utama. “Dengan berorganisasi, dari sinilah membentuk karakter-karakter sebagai calon pemimpin besar bangsa ini,” tuturnya.

Ia juga mengharapkan para mahasiswa tetap menjaga keinginan untuk terus belajar setinggi-tingginya tanpa perlu risau terkait biaya. “Jika sudah selesai, tetap dijaga semangatnya karena banyak beasiswa terbuka lebar untuk meneruskan studi dari S1 sampai S3. Jangan jadikan biaya sebagai penghalang dalam meraih cita-cita tinggi atau Al-Iradah Kubro. Oleh karena itu pegang cita-cita tinggi itu, sehingga jika kita sudah punya mindset, khittah, dan rencana ke depan maka akan memberikan efek untuk terus selalu belajar secara optimal. Sisanya serahkan kepada Allah untuk dipermudah,” imbuhnya.

Kedua, mahasiswa usahakan untuk selalu duduk di depan. Dengan membiasakan hal tersebut, dapat menumbuhkan jiwa kepemimpinan. Selain itu duduk di depan akan membuat proses belajar menjadi serius. Ia juga menegaskan pentingnya bertanya.

“Jika diberikan bertanya, maka bertanyalah dan membuat argument yang kritis. Dengan itu, Insyallah itu merupakan khittah sebagai langkah yang baik dalam meraih cita-cita,” pungkasnya.

Saad juga memberi selamat kepada para mahasiswa dan menegaskan keputusan belajar di Universitas Muhammadiyah sudah tepat. “Salah satu cendekiawan dari Boston menyatakan pendidikan Islam terbaik ada di Muhammadiyah. Alasannya, karena Muhammadiyah telah lama menyatukan antara ilmu agama dan ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, kalian sudah berada dalam jalur yang tepat,” imbuhnya. 

Ia juga membandingkan antara UMRI dengan kampus lain seperti UI dan UGM dari metode pembelajaran. “Perbedaannya terletak di dimensi agama. Sehingga dalam Fakultas Kedokteran misalnya, juga harus berlandaskan tokoh-tokoh Islam seperti Ibnu Sina,” tambahnya.

Terakhir, Saad berpesan kepada seluruh jajaran UMRI untuk memperlakukan mahasiswa yang non-muslim dengan sebaik-baiknya, begitupun dengan mahasiwa muslim sebagai mayoritas. “Rangkulah sebaik-baiknya pada saudara-saudara non-muslim kita. Ini menjadi tugas dan kewajiban kita bersama,” tuturnya.

Dengan membuka peluang bagi non-muslim untuk belajar, ini menunjukan cara muhammadiyah berkhidmat mencerdaskan bangsa, tidak hanya kepada orang Muhammadiyah ataupun orang Islam. Sebagai contoh dengan banyaknya mahasiswa non-muslim di Papua dan NTT sebagai mayoritas. “Muhammadiyah tidak pilih-pilih, karena semua bagian dari bangsa ini,” imbuhnya.

Beliau menutup kajiannya dengan mendoakan seluruh mahasiswa baru UMRI. “Ya Allah, mudahkan para mahasiswa ini, jangan berikan kesulitan apapun untuk mencapai cita-cita mereka, berikan rezeki pada keluarga yang mendukung studi mereka, berikan kekuatan dan khidmat kepada UMRI dan seluruh jajarannya serta termasuk mahasiswa non-muslim,” tutupnya. (Kiky/Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

LAMPUNG UTARA, Suara Muhammadiyah - Sekretariat AMM Lampung Utara menjadi saksi pelantikan Pimpinan ....

Suara Muhammadiyah

10 September 2023

Berita

PURWOREJO, Suara Muhammadiyah - Peringati ulang tahun yang ke 25 tahun pada tanggal 5 September 2023....

Suara Muhammadiyah

14 September 2023

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Panitia Milad ke-113 Muhammadiyah kota Surabaya menggelar lomba gerak....

Suara Muhammadiyah

25 October 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Dalam sebuah riset yang dilakukan MOSAIC tahun 2022 mendapati te....

Suara Muhammadiyah

19 February 2025

Berita

KULON PROGO, Suara Muhammadiyah - Kelompok Wanita Tani (KWT) Purwosari berkomitmen mengembangkan ket....

Suara Muhammadiyah

24 September 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah