SD Muhammadiyah Purwodiningratan Raih Peringkat 5 TKA dan 2 TKAD se-Kota Yogyakarta

Suara Muhammadiyah

10 June 2026

580
Wisudawan peraih nilai tertinggi TKA/TKAD SD Muhammadiyah Purwodiningratan Yogyakarta tahun pelajaran 2025/2026. Foto: Cris

Wisudawan peraih nilai tertinggi TKA/TKAD SD Muhammadiyah Purwodiningratan Yogyakarta tahun pelajaran 2025/2026. Foto: Cris

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - SD Muhammadiyah Purwodiningratan mewisuda 95 siswa tahun pelajaran 2025/2026, Rabu (10/6) di Ballroom Lantai 3 SM Tower Malioboro Yogyakarta.

Kepala Sekolah Gintoro menyampaikan, selamat atas prestasi para siswa yang telah tunai mengenyam pendidikan di sekolah tersebut.

"Tahun ini, 95, anak-anak kita mengukir prestasi yang luar biasa. Tentunya berkat motivasi, dukungan yang luar biasa," tuturnya dihadapan jajaran pensiunan Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Purwodiningratan.

Lebih-lebih, prestasi meraih peringkat ke 5 untuk Tes Kemampuan Akademik (TKA). Dan, peringkat ke 2 untuk Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) se-Kota Yogyakarta.

"Pencapaian akademik yang membanggakan ini merupakan anugerah, namun perlu saya tekankan bahwa prestasi tanpa akhlak akan membuat seseorang kehilangan arah," tutur Gintoro.

Di situlah pentingnya pelapisan jiwa dengan akhlak mulia dalam setiap diri wisudawan. "Harus menjadi dasar kemuliaan bagi setiap lulusan," tambahnya. 

Prestasi yang tinggi, sambungnya, barulah memiliki nilai sejati jika dibarengi dengan integritas dan karakter yang kuat. 

"Akhlak yang baik akan menjadikan setiap capaian prestasi kalian bernilai ibadah di hadapan Allah. Karena itu, jagalah kemuliaan akhlak kalian di mana pun kalian melangkah," terangnya.

Gintoro mendorong kepada wisudawan agar bisa tampil menjadi pelopor generasi inspirasi yang membawa perubahan positif bagi umat dan bangsa.

"Hadirkanlah diri kalian sebagai pemberi solusi di tengah tantangan masyarakat, bukan sebagai penambah masalah," tegasnya.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Yogyakarta Aris Madani menekankan pentingnya akhlak mulia dalam kehidupan. Ia meminta agar seluruh wisudawan bisa merawat dan menjaga akhlak yang telah ditanamkan selama sekolah.

"Bagi saya, prestasi paling hebat bukan piala di lemari. Prestasi paling hebat: anak-anak keluar dari gerbang ini memiliki karakter yang kuat," bebernya.

Aris menyebut, lulusan SD Muhammadiyah Purwodiningratan sebagai angkatan emas. Karena itu, ia berpesan agar menjaga Al-Qur'an. "Qur’an jangan ditinggal. 1 ayat sehari. Biar hidupmu terang," ujarnya.

Demikian juga, harus bisa membanggakan orang tua. Dan, menjaga nama baik almamater sekolah.

"Ke mana pun kalian pergi, sebut nama sekolah ini dengan bangga. Jaga nama baiknya dengan akhlak," tekan Aris.

Aris mengucapkan selamat berjuang kepada para wisudawan di sekolah yang baru. "Sampai jumpa di puncak kesuksesan," pintanya, yang diharapkan bisa menjadi anak panah Muhammadiyah dan anak panah bangsa yang siap melesat dan kelak menjadi orang-orang hebat.

"Dan menjadi kebanggaan kami semua, bermanfaat bagi agama, nusa dan bangsa," tandasnya.

Di sisi lain, Kepala Seksi bidang Kurikulum Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Santo Mugi Prayitno meminta agar menjaga nama baik sekolah. "Dan juga jaga akhlak kalian di mana pun kalian berada," pungkasnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANJARMASIN, Suara Muhammadiyah  – Suara takbir menggema di Halaman Komplek Perguruan Muh....

Suara Muhammadiyah

7 April 2025

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Ria....

Suara Muhammadiyah

2 December 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Tanwir 1 Aisyiyah Periode 2022-2027 secara resmi ditutup pada Ju....

Suara Muhammadiyah

17 January 2025

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Menandai dimulainya perkuliahan semester ganjil tahun akademik....

Suara Muhammadiyah

3 October 2025

Berita

WONOGIRI, Suara Muhammadiyah — Geliat dakwah Muhammadiyah di Kecamatan Eromoko, Wonogiri, teru....

Suara Muhammadiyah

5 January 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah