Si-Pena Rumah Bersama

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
73
Si Pena

Si Pena

SEMARANG, Suara Muhammadiyah – Wakil Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Jawa Tengah yang membidangi PAUD Dasmen, Ida Zahara Adibah, mengajak seluruh unsur Majelis PAUD Dasmen dan IGABA untuk bersama-sama menyukseskan implementasi Sistem Informasi Pendidikan ‘Aisyiyah (Si-Pena). Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan pelatihan operator Si-Pena yang diikuti perwakilan daerah se-Jawa Tengah. Menurutnya, keberhasilan Si-Pena bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan tanggung jawab bersama seluruh keluarga besar pendidikan ‘Aisyiyah.

Dalam kesempatan tersebut, Ida menegaskan bahwa Si-Pena harus dipandang sebagai rumah bersama yang perlu dijaga dan dikembangkan. “Si-Pena adalah rumah, maka harus disukseskan,” ujarnya. Ia menilai keberadaan sistem pendataan yang terintegrasi akan memberikan manfaat besar bagi pengembangan lembaga pendidikan di lingkungan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.

Ida juga menyinggung dukungan yang diberikan oleh Suara Muhammadiyah terhadap pengembangan Si-Pena. Menurutnya, dukungan tersebut patut diapresiasi oleh seluruh pihak yang terlibat. Ia menyampaikan bahwa Si-Pena bukanlah sebuah bisnis, melainkan kebutuhan bersama untuk mendukung tata kelola pendidikan yang lebih baik. Karena itu, ia mengajak warga persyarikatan untuk turut memberikan dukungan kepada Suara Muhammadiyah sebagai mitra yang telah memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan sistem tersebut.

“Si-Pena bukan bisnis, ini adalah kebutuhan rumah kita. Hanya karena ini didukung penuh oleh Suara Muhammadiyah, ya sudah sebaiknya kita juga mendukung Suara Muhammadiyah,” kata Ida. Pernyataan tersebut mendapat perhatian peserta sebagai bentuk penguatan kolaborasi antara lembaga pendidikan dan media persyarikatan dalam mendukung kemajuan pendidikan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.

Lebih lanjut, Ida mengingatkan bahwa data yang akurat merupakan fondasi penting dalam penyusunan berbagai program strategis. Ia mencontohkan gagasan pengembangan kelas internasional yang pernah menjadi agenda pengembangan pendidikan, baik di tingkat Taman Kanak-kanak maupun Sekolah Dasar. Menurutnya, program-program besar semacam itu tidak dapat diwujudkan secara instan, melainkan harus diawali dengan pemetaan yang baik melalui sistem pendataan yang tertata. Dengan data yang lengkap dan valid, berbagai kebutuhan serta potensi lembaga dapat dipetakan secara lebih mudah sehingga program pengembangan dapat dijalankan secara tepat sasaran.

Untuk itu, Ida menekankan pentingnya membangun sinergitas yang kuat antara Majelis PAUD Dasmen dan IGABA. Ia berharap kedua unsur tersebut dapat terus bergandengan tangan dalam mengawal pendataan, pemetaan, dan pengembangan pendidikan di Jawa Tengah. Dengan kerja sama yang erat, implementasi Si-Pena diharapkan mampu menjadi fondasi yang kokoh bagi lahirnya berbagai program inovatif yang mendukung kemajuan pendidikan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di masa mendatang. (gsh).


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah- Gempa bumi dengan kekuatan 6,8 skala Richter yang melanda Maroko pad....

Suara Muhammadiyah

18 September 2023

Berita

WONOGIRI, Suara Muhammadiyah - Koperasi Simpan Pimpinan dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Baitul M....

Suara Muhammadiyah

27 January 2024

Berita

PALU, Suara Muhammadiyah - Rektor Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton),  Dr. Hj. Wa Ode Al....

Suara Muhammadiyah

25 April 2025

Berita

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa Badan Eksekutif Maha....

Suara Muhammadiyah

3 November 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Menkomdigi....

Suara Muhammadiyah

13 August 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah