SEMARANG, Suara Muhammadiyah – Malam ini (7/8), bertepatan dengan Sidang Pleno III Muktamar Tapak Suci, pahlin akan melakukan penyaringan 9 formatur tetap. Sebelumnya, pada Sidang Tanwir Tapak Suci, pahlih berhasil menyelesaikan tahapan penting dalam proses regenerasi kepemimpinan organisasi melalui rekapitulasi hasil pemilihan 67 calon formatur yang kemudian menyisakan 27 calon formatur tetap pada Sidang Tanwir Tapak Suci yang berlangsung Sabtu malam, 6 Agustus 2026.
Berdasarkan hasil penghitungan suara, M. Afnan Hadikusumo, M. Shiddiq, Rony Syaifullah menempati 3 besar posisi teratas. Posisi berikutnya ditempati Abas Akbar, A Fanan Hasanudin, Aldia Witra, Wiwoho Aji Santoso, M. Wafid Agung Novianto, dan Joko Suseno.
Ke-27 nama tersebut akan dibawa ke Sidang Pleno III Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah untuk menjalani proses pemilihan akhir. Sebanyak 9 nama akan ditetapkan sebagai formatur tetap Pimpinan Pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah.
Dalam sidang pleno tersebut, sebanyak 600-an peserta muktamar akan memilih sembilan orang formatur yang nantinya bertugas menyusun kepengurusan Pimpinan Pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah untuk periode mendatang. Formatur terpilih juga akan mengemban amanah menentukan arah kebijakan organisasi serta melanjutkan pengembangan Tapak Suci sebagai perguruan seni bela diri yang berlandaskan nilai-nilai Islam dan Muhammadiyah.
Tahapan ini menjadi salah satu agenda paling strategis dalam rangkaian Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Melalui mekanisme yang demokratis dan berlandaskan musyawarah, organisasi berharap kepemimpinan yang terpilih mampu membawa Tapak Suci semakin maju, memperkuat pembinaan kader, serta memperluas kiprah organisasi di tingkat nasional maupun internasional. (diko)

