Smamda Sidoarjo Terpilih sebagai Sekolah Model Pembelajaran Mendalam, Koding, dan AI

Publish

15 March 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
420
Istimewa

Istimewa

SIDOARJO, Suara Muhammadiyah - SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo (Smamda) kembali menorehkan capaian penting dalam pengembangan mutu pendidikan. Sekolah ini resmi ditetapkan sebagai Sekolah Model Implementasi Pembelajaran Mendalam, Koding, dan Kecerdasan Artifisial (KKA) tahun 2026 oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.

Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Nomor 0010 Tahun 2026 yang mulai berlaku sejak 12 Maret 2026. Melalui keputusan ini, pemerintah menunjuk sejumlah satuan pendidikan di berbagai daerah sebagai sekolah model dalam implementasi pembelajaran mendalam serta penguatan literasi teknologi melalui koding dan kecerdasan artifisial.

Kepala Smamda Sidoarjo, M. Zainul Arifin, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya. Ia menilai penunjukan tersebut menjadi momentum bagi sekolah untuk terus memperkuat inovasi pembelajaran berbasis teknologi.

“Penetapan ini menjadi amanah besar bagi kami. Smamda harus mampu menjadi rujukan praktik baik dalam implementasi pembelajaran mendalam, koding, dan kecerdasan artifisial,” ujarnya.

Program sekolah model ini dirancang untuk menghadirkan proses pembelajaran yang lebih bermakna dan relevan dengan kebutuhan masa depan. Pendekatan pembelajaran mendalam mendorong siswa untuk memahami materi secara konseptual sekaligus mampu mengaitkannya dengan konteks kehidupan nyata.

Dalam implementasinya, sekolah model memiliki sejumlah tugas strategis. Di antaranya membentuk tim kerja khusus untuk mengawal pelaksanaan program, mengintegrasikan konsep pembelajaran mendalam serta teknologi digital ke dalam kurikulum sekolah, serta mengembangkan berbagai proyek pembelajaran inovatif yang melibatkan peserta didik secara aktif.

Selain itu, sekolah juga didorong untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, kontekstual, dan menyenangkan. Para guru akan tergabung dalam kelompok belajar khusus untuk memperkuat kompetensi dalam penerapan pembelajaran berbasis koding dan kecerdasan artifisial.

Secara nasional, keputusan ini mencakup daftar satuan pendidikan dari berbagai jenjang. Tercatat sebanyak 95 satuan pendidikan jenjang PAUD, 321 sekolah dasar, 203 sekolah menengah pertama, serta 223 sekolah menengah atas yang ditetapkan sebagai sekolah model dalam program ini.

Implementasi program tersebut tersebar di berbagai provinsi di Indonesia, mulai dari Aceh, Bali, Banten, Bengkulu, D.I. Yogyakarta, D.K.I. Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga wilayah Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, Papua, dan sejumlah provinsi lainnya.

Sebagai salah satu sekolah model pada jenjang SMA, Smamda Sidoarjo tidak hanya bertugas mengimplementasikan program di lingkungan internal sekolah. Lebih dari itu, sekolah juga diharapkan mampu menjadi pusat rujukan praktik baik serta berbagi pengalaman kepada sekolah lain melalui kolaborasi dengan komunitas pendidikan di wilayahnya.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

KULONPROGO, Suara Muhammadiyah - Perkaderan merupakan proses penting dalam organisasi untuk membentu....

Suara Muhammadiyah

14 November 2023

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Jakarta (FEB....

Suara Muhammadiyah

25 August 2025

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo Universitas Muhammadiyah Sur....

Suara Muhammadiyah

3 May 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) menyelenggarakan Sem....

Suara Muhammadiyah

17 February 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) dan Badan Pengawas Pemili....

Suara Muhammadiyah

12 July 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah