SMP MPlus Gunungpring Jadi Pilot Project Pembelajaran Bahasa Mandarin dan AI

Suara Muhammadiyah

7 September 2026

99
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MAGELANG, Suara Muhammadiyah – SMP Muhammadiyah Plus (MPlus) Gunungpring, Muntilan, Kabupaten Magelang, kembali menorehkan langkah strategis dalam mengembangkan pendidikan berwawasan global.

Pada Jumat (28/8), SMP MPlus Gunungpring menerima kunjungan tim dari Atase Pendidikan Tiongkok dalam rangka penjajakan sekolah sebagai pilot project program pembelajaran Bahasa Mandarin dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).

Tim tersebut dipimpin Direktur Chinese AI untuk Indonesia, Mr. Xie Yi, didampingi Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Tiongkok, Zanuwar Hakim.

Kehadiran tim tamu disambut Kepala SMP MPlus Gunungpring Efi Nurul Utami, Wakil Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Jawa Tengah Sugiyono, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kabupaten Magelang Muh. Rofi beserta jajaran, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Gunungpring, komite sekolah, Kepala SMA TarunaMu Dwi Ehwanto, serta Kepala SD Mugu Andri Noviatmi.

Kepala SMP MPlus Gunungpring Efi Nurul Utami menyampaikan, pengembangan pembelajaran Bahasa Mandarin merupakan bagian dari upaya membekali peserta didik dengan kemampuan komunikasi dalam konteks internasional.

“Dengan menguasai bahasa asing, anak-anak bisa memiliki kemampuan komunikasi yang lebih luas. Ke depan, pendidikan bilingual menjadi salah satu program unggulan yang akan terus kami kembangkan sebagai langkah menuju sekolah berwawasan internasional,” ujarnya.

Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan Wakil Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Jawa Tengah Sugiyono. Menurutnya, penguasaan Bahasa Mandarin menjadi salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki generasi muda Indonesia dalam menghadapi dinamika global.

“Bahasa Mandarin saat ini memiliki peran penting dalam dunia pendidikan, bisnis, dan kerja sama internasional. Dengan adanya pusat pembelajaran ini, kami berharap lulusan SMP MPlus memiliki peluang yang lebih besar untuk menjalin kerja sama serta meraih kesempatan pendidikan maupun karier di tingkat global,” katanya.

Direktur Chinese AI untuk Indonesia, Mr. Xie Yi, menyampaikan apresiasi karena dapat menjadi bagian dari program tersebut. Bersama tim, ia melakukan simulasi pembelajaran Bahasa Mandarin dengan memanfaatkan teknologi AI.

“Kami mengajarkan anak-anak belajar Bahasa Mandarin menggunakan AI agar lebih mudah. Pembelajaran juga dapat dilakukan secara online melalui aplikasi,” kata Mr. Xie.

Langkah SMP MPlus Gunungpring menjadi pilot project program pembelajaran Bahasa Mandarin dan AI menjadi tonggak baru dalam penguatan pendidikan Muhammadiyah yang adaptif terhadap perkembangan global. (NA)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Himpunan Mahasiswa Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas ....

Suara Muhammadiyah

8 March 2024

Berita

PERLIS, Suara Muhammadiyah - Kwartir Pusat Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan meresmikan dan melantik Q....

Suara Muhammadiyah

29 January 2026

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan (FIKES....

Suara Muhammadiyah

4 January 2024

Berita

PALEMBANG, Suara Muhammadiyah – Sejak awal kelahirannya, Muhammadiyah banyak dijalankan o....

Suara Muhammadiyah

27 July 2026

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah -  Walikota Medan menyerahkan donasi sebesar Rp 50 Juta untuk melanju....

Suara Muhammadiyah

4 November 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah