Tarhib Ramadhan UM Bandung, Agung Danarto Ajak Warga Muhammadiyah Perkuat Spiritualitas dan Ukhuwah

Suara Muhammadiyah

9 February 2026

627
Istimewa

Istimewa

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agung Danarto menyampaikan tausiah dalam kegiatan Tarhib Ramadhan 1447 Hijriah yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung pada Sabtu (07/02/2026).

Dalam kesempatan tersebut, dia mengajak sivitas akademika UM Bandung dan warga Muhammadiyah untuk memaknai datangnya bulan suci Ramadhan secara lebih istimewa, sekaligus memperkuat nilai kejujuran, kesabaran, dan ukhuwah.

Menurut Agung, perguruan tinggi Muhammadiyah, termasuk UM Bandung, yang merupakan bagian dari dakwah Muhammadiyah, harus terus didorong menjadi kampus unggul yang tidak hanya berkembang dalam bidang akademik, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan umat.

Hal itu, kata dia, memerlukan semangat kebersamaan dan kolaborasi di antara seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Dia menegaskan bahwa sinergi antarlembaga Muhammadiyah harus terus diperkuat tanpa adanya sikap saling menjatuhkan. Sebaliknya, seluruh elemen Muhammadiyah diharapkan saling mendukung, mempromosikan, dan bekerja sama.

Agung mengingatkan bahwa Ramadhan yang datang setiap tahun berpotensi menjadi rutinitas belaka jika tidak dimaknai secara khusus. “Oleh karena itu, kegiatan tarhib Ramadhan di UM Bandung menjadi penting sebagai sarana menyambut bulan suci dengan kesadaran dan kesiapan spiritual yang lebih mendalam,” ujar Agung.

Dia menekankan bahwa Ramadhan seharusnya diperlakukan sebagai anugerah yang disambut dengan kegembiraan, bukan dianggap sebagai beban. Dengan cara tersebut, umat Islam dapat menjadikan bulan suci sebagai momentum peningkatan kualitas ibadah sekaligus pembaruan diri.

Lebih lanjut, Agung menjelaskan bahwa puasa merupakan sarana pendidikan kejujuran yang sangat kuat karena pelaksanaannya hanya diketahui oleh diri sendiri dan Allah SWT. Nilai ini, menurutnya, menjadi fondasi penting dalam membangun integritas pribadi maupun institusi.

Dia juga mengingatkan bahwa berbagai persoalan bangsa sering kali berakar dari lemahnya kejujuran dan integritas. Oleh karena itu, nilai kejujuran yang dilatih selama Ramadhan perlu dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan organisasi dan dunia kerja.

Selain kejujuran, Agung menyoroti pentingnya kesabaran dalam menjalankan amanah. Khususnya dalam dinamika kehidupan berorganisasi yang kerap diwarnai perbedaan pandangan dan komitmen. Sikap sabar, menurutnya, menjadi kunci agar tujuan bersama tetap dapat tercapai.

Muhammadiyah, lanjutnya, juga terus mendorong penguatan ekonomi umat melalui pengembangan berbagai unit usaha, termasuk di lingkungan perguruan tinggi. Upaya tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus memperluas manfaat bagi masyarakat.

Menutup tausiahnya, Agung menegaskan bahwa Ramadhan merupakan momentum terbaik untuk memperkuat spiritualitas, memperdalam pemahaman Al-Qur’an, serta meneguhkan kembali komitmen Muhammadiyah untuk berpegang pada Al-Qur’an dan Sunnah dalam membangun umat yang maju, berkeadaban, dan berintegritas.***(HMA)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

TABANAN, Suara Muhammadiyah - Upaya Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengembangkan dan melindun....

Suara Muhammadiyah

16 October 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 20 murid kelas XII SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta mengikuti....

Suara Muhammadiyah

31 January 2026

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Bulan Ramadhan adalah momen ideal untuk memaksimalkan habluminallah da....

Suara Muhammadiyah

20 March 2024

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah – Kementerian Riset dan Keilmuan bersama Divisi Pemberdayaan Ma....

Suara Muhammadiyah

9 December 2025

Berita

BANGKOK, Suara Muhammadiyah - Siswa SMA Muhammadiyah 10 (SMAMIO) GKB Gresik Jawa Timur kembali menor....

Suara Muhammadiyah

17 April 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah