UM Bulukumba Adakan Baitul Arqam, Momen Syawal Memperkuat Perkaderan

Publish

6 April 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
279
Dok Istimewa

Dok Istimewa

BULUKUMBA, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) melaksanakan kegiatan Baitul Arqam bagi dosen dan tenaga kependidikan yang dirangkaikan dengan Syawalan 1447 Hijriah, pada 3–4 April 2026 di auditorium kampus 2 UM Bulukumba. Kegiatan ini mengangkat tema “Penguatan Nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam Mewujudkan Dosen dan Tenaga Kependidikan yang Profesional, Berintegritas, dan Berkemajuan”, serta tema Syawalan “Refleksi Ramadhan dalam Membangun Karakter Akademisi Berakhlak Mulia.”

Kegiatan diawali dengan penyerahan daftar nama peserta Baitul Arqam oleh Rektor UM Bulukumba kepada Master of Training sebagai simbol dimulainya proses pembinaan ideologis dan spiritual bagi seluruh peserta selama 2 hari.

Dalam sambutannya, Rektor UM Bulukumba,  Dr. H. Jumase Basra, M. Si., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang dipadukan dengan momentum Syawalan. Ia menegaskan bahwa Baitul Arqam memiliki peran strategis dalam membangun kesamaan pemahaman dan perspektif keislaman serta Kemuhammadiyahan di lingkungan kampus.

“Kesyukuran kita panjatkan karena hari ini Baitul Arqam dapat dilaksanakan dan dirangkaikan dengan Syawalan. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang utuh tentang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, sehingga kita memiliki kesamaan perspektif dalam menjalankan peran sebagai akademisi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bulukumba Drs. A. Muh. Yakin, M.M., menekankan bahwa Baitul Arqam maupun Darul Arqam merupakan program yang dilaksanakan di berbagai jenjang dalam Muhammadiyah sebagai upaya penguatan nilai dan konsistensi dalam beramal.

“Hampir di seluruh jenjang Muhammadiyah, kegiatan seperti ini terus dilakukan. Ini adalah bagian dari penguatan agar kita tetap konsisten dalam melakukan kebaikan, serta memastikan bahwa strategi perjuangan kita tetap searah,” ungkapnya.

Senada dengan itu, perwakilan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM), Dr. H. Husain Abdul Rahman, M.Pd., menegaskan pentingnya memperluas wawasan sebagai warga Muhammadiyah, meskipun telah memahami ideologi organisasi.

“Meskipun kita sudah mengetahui dan memahami ideologi Muhammadiyah, kita tetap dituntut untuk memiliki pandangan yang luas. Sama halnya dengan ibadah puasa Ramadhan yang dilakukan setiap tahun, itu menjadi sarana penguatan dan penyegaran nilai-nilai keimanan kita,” tuturnya.

Rangkaian kegiatan semakin bermakna dengan penyampaian hikmah Syawalan oleh Ketua Majelis Tabligh PWM Sulawesi Tenggara Drs. H. Syamsu, M.Pd., yang mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Ramadhan sebagai titik awal transformasi diri menuju pribadi yang lebih berakhlak mulia, baik dalam kehidupan personal maupun profesional. (Syayyidina Ali)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Muhammadiyah yang diwakili Lazismu bersama Bank Danamon Syari....

Suara Muhammadiyah

18 March 2025

Berita

Era Baru Pelayanan Kesehatan untuk Masyarakat SEMARANG, Suara Muhammadiyah - RS Roemani Muhammadiya....

Suara Muhammadiyah

16 July 2025

Berita

SERANG, Suara Muhammadiyah - Zendo Kota Serang-Cilegon, sebuah layanan on-demand berbasis ojek resmi....

Suara Muhammadiyah

17 July 2025

Berita

SUKABUMI, Suara Muhammadiyah – Pada Jum’at, 21 Juni 2024 telah dilaksanakan kegiatan Pen....

Suara Muhammadiyah

25 June 2024

Berita

BREBES, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Nasyiatul 'Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Brebes dan Politek....

Suara Muhammadiyah

31 May 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah