UNIMMA Gelar Wisuda, Lulusan Didorong Berdaya Saing dan Adaptif

Publish

30 April 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
96
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menggelar wisuda bagi lulusan program pascasarjana, sarjana, dan diploma periode II Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari pada Rabu dan Kamis (29–30/4) di Auditorium Kampus 1 UNIMMA dan diikuti oleh 310 wisudawan dari berbagai program studi.

Adapun predikat wisudawan terbaik tingkat universitas diraih oleh Mahatma Acintya Dhyatmika, S.Psi dari Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi dan Humaniora (FPH) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,97.

Rektor UNIMMA, Dr. Lilik Andriyani, SE., M.Si dalam sambutannya mengatakan bahwa capaian akademik yang diraih para wisudawan merupakan amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. “Gelar akademik yang saudara raih hari ini adalah amanah yang harus dijaga dengan integritas, tanggung jawab, dan kontribusi nyata bagi bangsa dan umat. Di tengah era transformasi digital dan persaingan global, lulusan perguruan tinggi dituntut tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat, adaptif, serta berjiwa kepemimpinan dan kepedulian sosial,” tuturnya.

Lebih lanjut, Rektor juga menyampaikan harapan agar para lulusan mampu membawa nama baik almamater di tengah masyarakat serta memberikan manfaat yang lebih luas. “Kami berharap para lulusan UNIMMA menjadi duta-duta kebaikan, membawa nama almamater dengan prestasi, akhlak mulia, dan semangat memberi manfaat bagi sesama. Jadilah insan yang tidak hanya mencari kesuksesan pribadi, tetapi juga menghadirkan solusi bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Alumni (IKA) UNIMMA, Drs. Isa Ashari, MM turut memberikan pesan kepada para lulusan agar siap menghadapi dunia kerja dan perkembangan zaman. “Jadilah kamu sarjana yang siap pakai. Kuncinya, perkembangan teknologi yang luar biasa ini, jangan lupa kejujuran, etika, dan jangan lupa bijaksana. Ketiganya akan membawa Anda menjadi orang yang bermanfaat,” pesannya.

Ia juga mengingatkan agar para lulusan tidak berhenti pada capaian akademik semata, tetapi terus mengembangkan diri untuk meraih kesuksesan berikutnya. “Jangan hanya puas menjadi seorang sarjana, tapi puaslah Anda bisa sukses selanjutnya. Jadilah orang cerdas, orang cerdas adalah orang yang mampu memanfaatkan ilmunya untuk berkemanfaatan diri, keluarga dan masyarakat,” pungkasnya.

Momen Haru

Rasa haru menyelimuti prosesi wisuda. Di tengah suasana khidmat dan penuh kebanggaan, momen wisuda kali ini juga diwarnai duka atas berpulangnya salah satu wisudawati.

Dari total 310 wisudawan, almarhumah Lusi Kristiana dari Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), telah berpulang karena sakit pada 31 Januari 2026.

Penyerahan ijazah dilakukan secara langsung oleh Rektor UNIMMA, Dr. Lilik Andriyani, SE., M.Si., didampingi Dekan FKIP, Ari Suryawan, M.Pd kepada pihak keluarga yang membawa pigura berisi foto sebagai simbol kehadiran almarhumah dalam momen bersejarah tersebut.

Dalam sambutannya, Rektor UNIMMA menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya almarhumah. “Kami keluarga besar Universitas Muhammadiyah Magelang turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Lusi Kristiana, S.Pd. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadahnya, mengampuni segala dosa-dosanya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” ungkapnya.

Rektor juga menyampaikan doa bagi keluarga yang ditinggalkan. “Kepada keluarga, kami mendoakan agar senantiasa diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi ujian ini. Kehadiran keluarga hari ini menjadi bukti cinta dan penghormatan atas perjuangan almarhumah dalam menempuh pendidikan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Rektor menekankan bahwa kepergian almarhumah menjadi refleksi bagi seluruh hadirin. “Kepergian almarhumah menjadi pengingat bagi kita semua bahwa setiap perjuangan, setiap ilmu yang diperoleh, dan setiap amal kebaikan akan menjadi bekal yang abadi. Semoga semangat perjuangan almarhumah dalam menuntut ilmu menjadi inspirasi bagi kita semua,” ujarnya.

Sementara itu, Sussiyanti, rekan semasa kuliah, mengenang Lusi sebagai sosok yang baik dan penuh kepedulian. “Beliau adalah teman seperjuangan, tempat kami bertanya di saat kita kesulitan menyelesaikan tugas dari dosen kita. Beliau orang baik. Semoga amal ibadahmu diterima oleh Allah SWT,” tuturnya.

Adapun bagi UNIMMA, momen penghormatan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas perjuangan akademik almarhumah. Meski tidak hadir secara fisik, dedikasi dan semangatnya tetap hidup dan menjadi inspirasi bagi sesama wisudawan.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PALANGKA RAYA, Suara Muhammadiyah – Pada 31 Juli 2024, Tapak Suci Putera Muhammadiyah memasuki....

Suara Muhammadiyah

3 August 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Sebagai organisasi pergerakan perempuan Muhammadiyah, ‘....

Suara Muhammadiyah

17 April 2026

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (Uhamka)....

Suara Muhammadiyah

16 December 2023

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah — Di tengah memanasnya kondisi bangsa dengan maraknya aksi protes, ....

Suara Muhammadiyah

2 September 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Kota Jogja (6/9/2023) Bertempat di Kebun Dakwah Muhammadiyah K....

Suara Muhammadiyah

7 September 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah