BIJAK MEMILIH MAKANAN

Suara Muhammadiyah

2 May 2025

2537
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BIJAK MEMILIH MAKANAN

“Saat timnas sepakbola kita  bertanding dengan Jepang, terlihat betapa kekuatan fisik pemain kita nampak kurang seimbang dengan tim Jepang. Jepang sudah cukup lama menerapkan pola makan bergizi ke anak-anak mereka.” Pernyataan ini dikeluarkan Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, saat malam ramah tamah Tanwir Muhammadiyah 2024, 3 Desember 2024 di Kupang. Di acara tersebut Dadan Hindayana juga menyebut beberapa negara lain yang sudah lebih dulu menerapkan program makanan bergizi ini dan efek positif jangka pajang yang telah dapat dipetik pada hari ini.

Linear dengan pidato Kepala Badan Gizi Nasional di atas, pada tahun 2023 Ikatan Dokter Anak Indonesia merilis fakta yang cukup mengkhawatirkan. Jumlah anak-anak Indonesia yang mengidap diabetes di tahun 2023 melonjak 70 kali lipat dibanding dengan tahun 2010. Sebab lonjakan ini juga sama. Yaitu makanan yang tidak sehat.

Kalau kita amati, dalam sepuluh tahu terakhir ini makanan dan minuman manis instan dalam kemasan memang terlalu akrab dengan  dunia anak-anak kita. Utuk ukuran satuan, mungkin makanan dan minuan ini masih dalam kategori aman untuk dikonsumsi. Namun, ketika dikonsumsi  tanpa batas dan setiap hari, sangat mungkin akan merugikan kesehatan anak-anak. Dalam waktu dekat  maupun dalam jangka panjang. Hal ini setidaknya terkonfirmasi secara sederhana ketika kita mengantar anak yang sakit ke dokter anak. Sang dokter secara tepat dapat menebak anak ini tadi habis makan jajanan apa.

Sementara itu makanan olahan siap saji seperti sosis dan nugget dengan beragam kualitasnya juga semakin akrab dengan dapur di rumah kita. Menggantikan tahu, tempe, dan sayur. Berbagai makanan olahan sudah tersa enak dari pabriknya tanpa kita ketahui jenis bumbu dan jumlah garamnya. Sudah barang tentu makanan ini pasti dicampur dengan pewarna dan pengawet. Meski diklaim aman untuk dikosumsi, pewarna dan pengawet ini  pasti ada ambang batas maksimalnya untuk dapat diakumulasi dalam tubuh manusia.

Selengkapnya dapat membeli Majalah Suara Muhammadiyah digital di sini Majalah SM Digital Edisi 05/2025


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Editorial

Pandangan Islam Multidimensi Oleh: Prof Dr H Haedar Nashir, M,Si. Sebagian muslim baik tokoh maupu....

Suara Muhammadiyah

22 January 2026

Editorial

Perubahan Ekosistem Muhammadiyah Oleh: Prof Dr Haedar Nashir, MSi Muhammadiyah saat ini sungguh me....

Suara Muhammadiyah

19 September 2025

Editorial

MUHAMMADIYAH MEWARNAI DUNIA Selama ini Muhammadiyah dikenal sebagai organisasi Islam yang memiliki ....

Suara Muhammadiyah

9 June 2026

Editorial

Mengoptimalkan Etos Kemajuan Gerakan Oleh Prof Dr H Haedar Nashir, M.Si. Muhammadiyah bermisikan d....

Suara Muhammadiyah

17 April 2025

Editorial

BERSAMA-SAMA MENYELAMATKAN BUMI Gelombang panas yang menyengat, cuaca ekstrem yang tak menentu, dan....

Suara Muhammadiyah

2 June 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah