SELANGOR, Suara Muhammadiyah— Program Studi Ilmu Keolahragaan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Semarang atau IKOR FKM UNIMUS melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat Internasional di Sport Affair Badminton Academy Malaysia, Kamis (25/6).
Akademi bulutangkis internasional tersebut menjadi salah satu tempat pembinaan atlet dan pengembangan kepelatihan bulutangkis yang memiliki perhatian terhadap peningkatan kualitas performa atlet.
Kegiatan pengabdian masyarakat internasional ini dilaksanakan oleh Dosen IKOR UNIMUS, Muhammad Muhibbi. Kegiatan ini juga didampingi oleh pelatih Sport Affair Badminton Academy Malaysia, yaitu Seto Danu Kusuma, yang turut memberikan masukan, pandangan, dan pendampingan teknis terkait kebutuhan atlet bulutangkis di lapangan.
Melalui kegiatan ini, IKOR UNIMUS berupaya memberikan kontribusi keilmuan dalam bidang ilmu keolahragaan, khususnya pada aspek pembinaan kondisi fisik, pemulihan kondisi atlet, sport recovery, serta penerapan pendekatan sport science dalam mendukung performa atlet bulutangkis.
Pengabdian masyarakat internasional ini menjadi salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilakukan oleh IKOR UNIMUS di tingkat global.
Muhammad Muhibbi menyampaikan kegiatan ini merupakan langkah penting bagi IKOR UNIMUS dalam mengembangkan peran keilmuan olahraga di tingkat internasional.
“Melalui pengabdian masyarakat internasional ini, IKOR UNIMUS ingin memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembinaan atlet, khususnya melalui pendekatan ilmu keolahragaan, sport recovery, dan pendampingan berbasis sport science,” ujarnya.
Sementara itu, pelatih Sport Affair Badminton Academy Malaysia, Seto Danu Kusuma, menyambut baik kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh IKOR UNIMUS.
"Kehadiran akademisi dari bidang ilmu keolahragaan dapat memberikan perspektif tambahan dalam mendukung proses latihan dan pemulihan atlet," tuturnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi atlet, pelatih, dan pengelola Sport Affair Badminton Academy Malaysia, sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi IKOR UNIMUS dalam memperkuat peran pengabdian masyarakat pada skala internasional.

