Kisah Para Petani Patchouli Mendunia, Paragoncorp Angkat ke Forum Global di London

Suara Muhammadiyah

4 June 2026

320
Foto Istimewa

Foto Istimewa

LONDON, Suara Muhammadiyah — Hutan tidak hanya menyimpan keanekaragaman hayati, tetapi juga menghubungkan masyarakat lokal dengan rantai pasok global. Salah satu contohnya adalah patchouli (nilam), komoditas yang telah menempatkan Indonesia sebagai pemasok sekitar 80% kebutuhan dunia sejak abad ke-19. Di balik kontribusi tersebut, terdapat kisah para petani di Sulawesi yang selama ini jarang terdengar di panggung industri kecantikan global.

Cerita inilah yang dibawa ParagonCorp ke Partnership for Forests Conference (P4F) yang berlangsung di Barbican Conservatory, London, pada 29 Mei 2026. Dalam forum yang mempertemukan pelaku bisnis, investor, dan organisasi keberlanjutan dari berbagai negara tersebut, ParagonCorp hadir sebagai satu-satunya perusahaan kecantikan Indonesia yang berpartisipasi tahun ini.

Melalui kehadirannya di forum tersebut, ParagonCorp mengangkat kisah rantai pasok patchouli dari Sulawesi yang melibatkan lebih dari 700 petani aktif dalam jaringan tersertifikasi For Life oleh Ecocert. Program tersebut mencakup pelatihan pertanian, dukungan kesehatan dan keselamatan kerja, serta praktik budidaya yang dirancang untuk membantu menjaga kualitas lahan dalam jangka panjang.

“Indonesia memiliki posisi yang sangat penting dalam rantai pasok patchouli dunia. Namun yang sering terlupakan adalah para petani yang berada di balik komoditas tersebut. Melalui forum ini, kami ingin membawa cerita mereka ke percakapan yang lebih luas,” ujar dr. Sari Chairunnisa, Deputy CEO & Chief R&D Officer ParagonCorp.

Patchouli merupakan salah satu komoditas alami yang memiliki nilai ekonomi tinggi karena digunakan secara luas dalam industri parfum global. Namun keberlanjutan rantai pasoknya sangat bergantung pada kesehatan tanah, kesejahteraan petani, dan praktik budidaya yang dilakukan secara konsisten.

Karena itu, sistem budidaya yang diterapkan dalam rantai pasok patchouli yang didukung ParagonCorp menggunakan pendekatan regeneratif. Setelah empat kali panen dalam periode sekitar 15 bulan, lahan diistirahatkan melalui rotasi tanaman untuk membantu memulihkan kesuburan tanah. Limbah hasil penyulingan juga dikomposkan dan dikembalikan ke lahan pertanian sebagai bagian dari siklus alami tanah.

“Dibutuhkan sekitar 250 kilogram daun patchouli segar untuk menghasilkan 1 kilogram minyak. Angka tersebut menunjukkan betapa besar kerja keras para petani dalam menghasilkan bahan yang kemudian digunakan dalam berbagai produk parfum di pasar global,” lanjut dr. Sari.

Kehadiran ParagonCorp di P4F Conference merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan untuk terus membangun rantai pasok yang lebih transparan dan bertanggung jawab. Bagi ParagonCorp, keberlanjutan bukanlah tujuan akhir yang sudah dicapai, melainkan perjalanan yang terus diupayakan melalui berbagai langkah nyata bersama para mitra dan komunitas yang terlibat di dalamnya.

Sebagai purposeful beauty tech company, ParagonCorp berupaya mengembangkan inovasi yang tidak hanya berfokus pada kualitas produk, tetapi juga mempertimbangkan dampak sosial dan lingkungan di sepanjang proses pengembangannya.

“Kami menyadari perjalanan ini masih panjang. Namun kami percaya bahwa perubahan dimulai dari langkah-langkah yang dilakukan secara konsisten. Bagi kami, kemajuan lebih penting daripada kesempurnaan,” tutup dr. Sari.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) menjadi tuan rumah ....

Suara Muhammadiyah

25 November 2024

Berita

PURWOREJO, Suara Muhammadiyah – Semangat berbagi dalam rangkaian Milad ke-62 Universitas Muham....

Suara Muhammadiyah

7 October 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Bertepatan dengan acara tasyakuran dan rapat bulanan yang berlangsu....

Suara Muhammadiyah

1 December 2023

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Semangat berbagi dan kepedulian masyarakat dalam bulan Ramadan 1....

Suara Muhammadiyah

4 April 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Perkumpulan Politeknik Swasta (Pelita) Indonesia Pimpinan Wilayah (PW....

Suara Muhammadiyah

9 November 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah