Majelis Kesehatan PDA Banyumas Dorong Keluarga Lebih Peduli Kesehatan Jiwa Ibu

Foto Istimewa
Foto Istimewa

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah – Majelis Kesehatan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Banyumas menyelenggarakan Seminar Kesehatan bertema “Keluarga Lebih Kuat: Manajemen Stres pada Ibu Rumah Tangga”, Ahad (18/10) di Kampus II Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).

Ketua Majelis Kesehatan PDA Banyumas sekaligus Ketua Panitia, Rusmini, menyampaikan, edukasi kesehatan jiwa bagi ibu rumah tangga sangat penting agar perempuan mampu mengenali kebutuhan dirinya dan mengelola tekanan sehari-hari.

“Melalui seminar ini, kami berharap para ibu semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan jiwa, mampu mengelola stres dengan baik, serta tidak ragu untuk menyampaikan kebutuhan dan meminta dukungan ketika menghadapi tekanan,” tuturnya.

Kesehatan jiwa ibu bukan hanya menjadi tanggung jawab ibu sendiri, tetapi menurutnya, juga membutuhkan dukungan keluarga dan lingkungan. Ia berharap, pemahaman yang diperoleh melalui seminar ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sehingga para ibu semakin mampu menjaga keseimbangan diri, sementara keluarga turut berperan menciptakan lingkungan yang suportif, saling menghargai, dan peduli terhadap kesehatan jiwa setiap anggotanya,” tambahnya.

Kegiatan dibuka oleh Ratifah, S.ST., M.Kes., Wakil Ketua PDA Banyumas Koordinator Majelis Kesehatan PDA Banyumas. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya perhatian terhadap kesehatan jiwa ibu sebagai bagian dari upaya membangun keluarga yang sehat dan harmonis.

“Kesehatan jiwa ibu perlu menjadi perhatian bersama. Ibu memiliki peran penting dalam keluarga, tetapi ibu juga membutuhkan ruang untuk menjaga kesehatan dirinya, menyampaikan perasaan, dan memperoleh dukungan ketika menghadapi tekanan,” ungkap Ratifah.

Ia juga berharap kegiatan edukasi seperti ini dapat meningkatkan kesadaran perempuan untuk lebih peduli terhadap kesehatan jiwa serta mendorong keluarga dan lingkungan agar semakin responsif terhadap kebutuhan ibu.

“Perhatian terhadap kesehatan jiwa, menurut penyelenggara, perlu dibangun melalui dukungan keluarga dan lingkungan yang saling menghargai, sehingga tercipta keluarga yang lebih sehat, harmonis, dan tangguh,” tegasnya.

Seminar ini diisi oleh Siti Nurjanah, menyampaikan materi “Keterampilan Praktis Manajemen Stres untuk Ibu Rumah Tangga”. Materi ini membahas cara menenangkan diri saat menghadapi tekanan, mengelola pikiran, memilih tindakan yang realistis, mengatur prioritas dan beban pekerjaan, serta menyampaikan kebutuhan dan meminta bantuan secara sehat.

Sesi kedua Tri Rini Budi Setya Ningsih, dengan materi “Stres, Dampak, dan Kapan Harus Mencari Pertolongan”. Pembahasan ini melengkapi sesi sebelumnya dengan mengangkat dampak stres terhadap kesehatan serta pentingnya mengenali kondisi yang memerlukan pertolongan profesional. Dengan demikian, peserta tidak hanya memahami cara mengelola stres, tetapi juga tahu kapan harus mencari bantuan. (Rhani/Mintarti)