Nasyiatul Aisyiyah Siap Bermuktamar ke-15, Perkuat Dakwah Progresif dan Advokatif di Era Digital

Suara Muhammadiyah

5 August 2026

186
Media Gathering Muktamar Nasyiatul Aisyiyah ke-15. Foto: Elma

Media Gathering Muktamar Nasyiatul Aisyiyah ke-15. Foto: Elma

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (NA) terus memancangkan spirit "Perempuan Muda Berkemajuan untuk Peradaban Berkelanjutan" dalam denyut nadi dakwah di akar rumput. Bagi NA, spirit ini bukan pajangan kata, tapi komitmen yang terus dipergumulkan di kehidupan nyata.

Itulah yang diangkat sebagai tema Muktamar NA ke-15 yang akan berlangsung Kamis-Sabtu (6-8/8) di Surakarta, Jawa Tengah. Sebagai tempat pembukaan berlangsung di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Sebelum Muktamar, diadakan Tanwir. Yakni permusyawaratan di bawah Muktamar, diselenggarakan oleh dan atas tanggung jawab Pimpinan Pusat. Tema Tanwir 3 NA mengusung yaitu "Berdaya dan Berdampak, Sukseskan Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah."

"Pembukaan Tanwir akan dihadiri Ketua PP Muhammadiyah Agung Danarto, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah Tafsir, dan Wali Kota Surakarta," kata Ariati Dina Puspitarini.

Sementara pembukaan Muktamar akan dibuka Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. Dan pada sesi penutupan, Ketua Umum PP ‘Aisyiyah Salmah Orbayinah dijadwalkan akan hadir dan memberikan amanat.

"Selain sidang-sidang Muktamar, akan hadir pula para narasumber yang memberikan perspektif untuk memperkuat tema muktamar, di antaranya Prof Stella Christie, Iffa Rosita, Arsadani dari PLN, dan ceramah umum penutupan akan disampaikan Prof Abdul Mu’ti,” ujar Ketua Umum PP NA tersebut.

Secara lebih khusus, Ariati melaporkan, Muktamar NA ke-15 ini merupakan momentum evaluasi untuk mengokohkan visi satu abad NA. Di saat yang sama, meniscayakan aklimatisasi terhadap transformasi global yang ditandai munculnya disrupsi teknologi, kecerdasan buatan, dan pola kerja di era digital society.

"Sejak tahun lalu sudah ada adaptasi berkaitan dengan technology, adaptasi waktu muktamar tanpa mengurangi subtansi," katanya, Rabu (5/8) saat Media Gathering di Meeting Room Lantai 1, Hotel Lor In Syariah, Adi Sucipto, Surakarta, Jawa Tengah.

Ariati menambahkan, acara pra Muktamar NA telah berlangsung secara hybrid dengan agenda utama penyampaian laporan PPNA serta tanggapan dari PWNA. "Skema hybrid dipilih sebagai bentuk penyesuaian organisasi terhadap dinamika situasi yang berkembang," ujarnya.

Di tengah tantangan ekonomi global dan kebijakan efisiensi di Indonesia, sebut Ariati, NA menunjukkan fleksibilitas dalam penyelenggaraan organisasi. "Dengan tetap menjaga substansi serta berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART)," imbuhnya.

Sisi lain, Ketua Steering Committee Muktamar, Nur Arina Hidayati mengatakan, melalui tema tersebut, NA berupa demikian rupa untuk memantapkan gerakan dakwahnya di aka rumput. Juga, merumuskan kembali metodologi dakwah progresif dan advokatif di era disrupsi.

"Tema ini tentu tidak dasar ide yang spontan, tetapi kita melihat fenomena dan kemudian teknologi dan bagaimana kita menentukan. Kemajuan ini menjadi pilihan mutlak perubahan dan moderanisasi," tegasnya.

Arina melanjutkan, Perempuan Muda Berkemajuan bagi NA sebagai perempuan yang memadukan nilai keislaman, keilmuan, dan kebermanfaatan sosial.

"Ini dipadukan untuk kemaslatan umat, yang berbadab, dan kebermanfaatan social akan menjadi program adalah sasaran masyarakat internal dan umum. Muktamar tetapi tidak hanya dokumen dan yang disahkan dalam forum rapat, tetapi massif dan arah Gerakan Kader NA sebagai dasar," jelasnya .

Muktamar NA ini, juga mengangkat isu keberlanjutan (sustainability) sebagai salah satu tema strategis yang menjadi perhatian global. Isu tersebut mencakup perubahan iklim, cuaca ekstrem, dan berbagai tantangan lingkungan yang semakin berdampak pada kehidupan masyarakat.

"Melalui kacamata ecolivelihood, NA mendorong pendekatan penghidupan yang menjaga kelestarian alam dan memperkuat ketahanan ekonomi berkeadilan gender," tekannya.

Sisi lain, Ketua Organizing Committee PPNA, Annisa Nur Fitriana, menyebut Muktamar XV akan diikuti sekitar 875 peserta dari 35 pimpinan wilayah dan 270 pimpinan daerah. Pembukaan diperkirakan dihadiri lebih dari 6.500 peserta.

“Motto kami adalah sukses dan menggembirakan. Kami berupaya menyelenggarakan kegiatan dengan baik dan membawa kegembiraan untuk para kader," tandasnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

LAMPUNG, Suara Muhammadiyah - Konferensi Pimpinan Wilayah (Konpiwil) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IP....

Suara Muhammadiyah

18 February 2025

Berita

DEPOK, Suara Muhammadiyah– Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikda....

Suara Muhammadiyah

19 October 2025

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Baitul Arqom Pimpinan Ortom dan Pegawai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) ....

Suara Muhammadiyah

26 January 2026

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Baru-baru ini, Universitas Muhammadiyah malang (UMM) menerima kunjungan....

Suara Muhammadiyah

25 April 2024

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah – Sebanyak 105 murid kelas 4 SD Muhammadiyah Nitikan Yogyakarta men....

Suara Muhammadiyah

21 April 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah