Olimpiade Siswa Indonesia, Pelajar Mutu Plus Cilacap Raih Peringkat 2

Suara Muhammadiyah

9 September 2026

226
Foto Istimewa

Foto Istimewa

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Siswa SMP Muhammadiyah 1 (Mutu) Plus Cilacap, Arrasyd Sya'ban Pratama kelas 9 IT 2, meraih peringkat 2 lomba Olimpiade Siswa Indonesia (OSI) mata pelajaran IPA dari 204 siswa se-Indonesia pada Sabtu (5/9/2026) secara online.

Peraih juara 2 OSI, Arrasyd Sya'ban Pratama kelas 9 IT 2, mengungkapkan rasa bersyukur atas prestasi yang dicapainya.

"Perasaannya bahagia dan bangga bisa meraih peringkat 2," ungkapnya.

Lomba OSI tingkat nasional diikuti 204 sekolah se-Indonesia dan bisa membawa nama Sekolah SMP Mutu Plus Cilacap di tingkat nasional.

"Cara belajar seperti pada umumnya para pelajar, mengulang materi yang baru dibaca, dipelajari dan untuk melatih daya ingat serta rutin mengerjakan latihan soal," jelasnya.

Guru Pembimbing OSI mata pelajaran IPA SMP Mutu Plus Cilacap, Nafira Amalia Damayanti, mengatakan anak sudah mempunyai dasar IPA yang bagus, dengan diasah dalam kecepatan mengerjakan dan ketelitian membaca soal.

"Alhamdulillah, Ananda Arrasyd berpartisipasi pada OSI, itu langkah besar," katanya.

Sistem latihan yang bisa diterapkan yaitu memakai sistem try out (TO) rutin satu kali seminggu dengan simulasi 60 soal, waktu 90 menit. Memakai soal BISC/OSN tahun lalu.

"Agar terbiasa dengan tekanan waktu," ucapnya.

Kemudian, target materi dengan fokus per dua minggu satu bab. Misal: minggu 1 dan 2, materi pemuaian dan kalor, minggu 3 dan 4 materi zat dan wujudnya.

"Selesai materi langsung latihan soal HOTS," ujarnya.

Selanjutnya, tanya jawab dan bedah soal satu kali seminggu, waktunya 60 menit. Bedah soal yang paling banyak salah saat TO.

"Tujuannya biar anak paham pola soal lomba, bukan cuma hafalan. Kemudian bank soal pribadi, jadi tiap anak punya buku khusus buat mencatat soal sulit dan rumus cepat," sarannya.

Waktu latihan menjelang lomba untuk fokus materi ditambah latihan soal per bab. Bedah soal dan manajemen waktu juga tidak dipaksa belajar baru.

"Fokus review catatan rumus dan jaga kesehatan," ucapnya.

Harapan untuk Ananda Arrasyd, tidak hanya mengejar medali, tapi terbiasa berpikir kritis, teliti dan pantang menyerah. Menang kalah itu bonus, prosesnya yang utama.

"Untuk tim sekolah, bersyukur bisa lolos dan juara mengharumkan nama SMP Mutu Plus Cilacap," ujarnya.

Waka Kesiswaan SMP Mutu Plus Cilacap, Milana Erliyani, mengungkapkan rasa syukur dengan kerja tim yang mendapatkan prestasi.

"Alhamdulillah, Ananda Arrasyd mendapatkan hasil luar biasa, kerja keras siswa dan guru pembimbing serta support orang tua sangat mendukung keberhasilan ini," ungkapnya.

Hal ini dapat menjadi motivasi untuk siswa-siswa yang lain, bahwa meraih prestasi itu dari giat belajar dan berlatih terus serta doa juga tidak tertinggal.

"Semoga perolehan prestasi seperti ini akan terus bertambah," pungkasnya. (Wasis)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Akademi Sejarah Muhammadiyah (ASM) tidak hanya menjadi ruang pengua....

Suara Muhammadiyah

16 July 2026

Berita

BREBES, Suara Muhammadiyah – Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Pusat Baitu....

Suara Muhammadiyah

21 April 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Di tengah isu lingkungan yang semakin mendesak, Islam menawarkan pe....

Suara Muhammadiyah

30 January 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)  kembali menerima 3 ....

Suara Muhammadiyah

26 March 2024

Berita

PURBOLINGGO, Suara Muhammadiyah – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah Taman Cari Purbolinggo....

Suara Muhammadiyah

15 June 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah