Puasa sebagai Benteng Penjaga Nilai Kehidupan

Suara Muhammadiyah

20 February 2026

846
Prof Dr Abdul Mu'ti, MEd. Foto: Humas Unisa Yogyakarta

Prof Dr Abdul Mu'ti, MEd. Foto: Humas Unisa Yogyakarta

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Tujuan utama dari pelaksanaan ibadah puasa dengan gamblang dikemukakan Tuhan, agar menjadikan manusia bertakwa. Penekanan ini tersebut di dalam Qs al-Baqarah [2] ayat 183.

Di lain sisi, merujuk pandangan Al-Ghazali, sebut Abdul Mu’ti, secara spesifik ada lima tujuan selain dari proses pembentukan takwa.

Pertama, hifdzu ad-diin (menjaga agama). Implikasi dengan ibadah puasa sebagai upaya untuk merawat keberagamaan.

“Kita konsisten sebagai umat Islam, sebagai kaum beriman melaksanakan ajaran agama,” kata Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah tersebut, menyebut berikutnya, menyelamatkan dan melindungi agama.

“Kalau kita melaksanakan ibadah puasa, maka agama itu akan tetap terpelihara dan akan tetap eksis di muka bumi,” katanya, dalam Jendela Ramadan di TvMu, Kamis (19/2).

Kedua, hifdzu aql (melindungi akal). Mu’ti menyebut, puasa sebagai sarana kesempatan untuk menjaga kecerdasan manusia.

Demikian juga, yang ketiga, hifdzu An-nafs (melindungi kehidupan). Dengan kita berpuasa, menjadi sarana membentuk kepribadian manusia berakhlak mulia.

Ciri utama dari manusia berakhlak mulia, lanjut Mu’ti, adalah orang yang mampu menjaga keselamatan diri sendiri, keselamatan orang lain, “bahkan kemudian juga kelestarian alam semesta,” lanjut Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah itu.

Keempat, hifdzu an-nasl (menjaga keturunan). Maknanya, manusia harus mampu menjaga hereditas (penurunan sifat genetik dari orang tua ke anak).

“Menjaga agar kita ini senantiasa melindungi kehormatan kita, melindungi keluarga kita, melindungi harta kita,” terangnya.

Kelima, hifdzu al-maal (menjaga harta). Ibadah puasa melatih umat Islam untuk tidak serampangan mengambil harta milik orang lain dan yang bukan menjadi haknya.

Dengan begitu, “Kita semuanya memperoleh rezeki dengan cara yang halal. Memperoleh rezeki dengan cara-cara yang dibenarkan oleh Allah,” tegas Mu’ti. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah – Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terpilih untuk....

Suara Muhammadiyah

21 April 2025

Berita

Inovasi Olahan Ikan Gabus Wujudkan Ketahanan Pangan KUDUS, Suara Muhammadiyah - Majelis Ekonomi dan....

Suara Muhammadiyah

15 September 2025

Berita

PCM Pagedangan Siapkan Shalat Tarawih Mulai 17 Februari 2026 TANGERANG, Suara Muhammadiyah - Warga ....

Suara Muhammadiyah

17 February 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 667 lulusan mengikuti Upacara Sumpah Profesi Fakultas Ilmu....

Suara Muhammadiyah

6 October 2026

Berita

PURWOREJO, Suara Muhammadiyah - Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) PDM Purworejo bekerjasama de....

Suara Muhammadiyah

20 February 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah