Pelajaran dari Piala Dunia

Suara Muhammadiyah

20 July 2026

431
Trofi Piala Dunia

Trofi Piala Dunia

Pelajaran dari Piala Dunia 

Oleh: Buya Anwar Abbas

Piala dunia sudah usai. Spanyol berhasil keluar sebagai juara dengan menekuk Argentina 1- 0 di final dalam sebuah pertandingan yang cukup keras Ada banyak nilai dan pelajaran yang bisa kita petik dari perhelatan sepakbola akbar ini. 

Pertama, kita sadar bahwa untuk sampai ke partai puncak atau final ternyata tidak mudah karena harus mampu menyisihkan lawan-lawan tangguh terlebih dahulu. Untuk itu setiap tim yang ingin tampil sebagai juara selain para pemainnya harus memiliki skill yang tinggi  juga harus memiliki kerjasama yang bagus karena tidak ada seorang pemain bintang yang hebat yang  bisa memenangkan pertandingan sendirian. Kurang hebat apa Ronaldo dan Neymar serta Messi tapi akhirnya mereka kalah.

Kedua, semangat pantang menyerah. Kita lihat bagaimana Argentina bisa menang lawan Mesir ketika bermain di 16 besar,  padahal  mereka sudah tertinggal  terlebih dahulu 2-0,  tapi karena semangat ingin menang yang tinggi mereka kemudian  bisa membalikkan situasi dan menang 3-2. Begitu juga ketika bermain di semifinal lawan Inggeris. Argentina ketinggalan lebih dahulu 1-0 dari Inggeris tapi kemudian Argentina bisa berbalik memimpin dan menang 2-1 atas tim yang dikenal dengan The Three Lions tersebut. Tapi sayang semangat itu tidak mampu diperlihatkan oleh messi dan timnya sewaktu di final ketika berhadapan dengan Spanyol sehingga mereka harus kalah 1-0  dan menyerahkan piala dunia yang beratnya 6 kg emas itu kepada tim Matador tersebut.

Ketiga, di dunia ini tanpaknya memang tidak ada yang abadi. Argentina 4 tahun yang lalu berhasil menjadi juara sewaktu piala dunia di gelar di Qatar. Banyak orang berharap dan memprediksi Argentina akan tetap dapat mempertahankan prediket juaranya tersebut tapi ternyata tidak bisa. 

Keempat, tidak ada orang yang tahu dan bisa memastikan siapa yang akan keluar sebagai juara. Mereka baru bisa menepuk dada setelah tim yang mereka prediksi yaitu Spanyol berhasil keluar sebagai pemenang dan menjadi juara. Sebelumnya mereka juga ketar-ketir karena takut timnya akan kalah.

Kelima, sepakbola ternyata telah mempersatukan manusia walau juga dalam waktu.yang bersamaan telah membelahnya. Hal itu tampak jelas ketika kita lihat bagaimana masing-masing tim punya pendukung dari berbagai bangsa dan negara serta agama yang berbeda-beda. Tetapi kita juga melihat diantara kedua pendukung tim yang bertarung  juga terjadi rivalitas yang kalau tidak bisa dikendalikan tentu akan sangat berbahaya.

Keenam, sudah merupakan hukum alam yang menang tentu akan senang dan yang kalah tentu akan bersedih. Kita melihat bagaimana gembiranyaTim Matador mendengar wasit meniup pluit panjang sebagai tanda pertandingan telah berakhir. Dan dalam waktu yang bersamaan bagaimana tim Argentina  tampak lemas dan tertunduk. Kita melihat bagaimana Lamin Yamal dan kawan-kawannya bergembira. Tetapi hati kita juga tersentuh melihat  bagaimana Lionel Messi menangis apalagi melihat airmatanya yang mengalir membasahi pipinya. Tapi itulah sepakbola. Dia melahirkan suka dan duka. Tetapi herannya orang tidak pernah bosan-bosan melihat dan membicarakannya. 

Buya Anwar Abbas, Pengagum Messi dan Pendukung Lamin Yamal 


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Wawasan

Rabbani dan Taisir - Menjadi Kader yang Berporos Langit dan Membumi dengan Hikmah Oleh: Jaharuddin ....

Suara Muhammadiyah

2 March 2026

Wawasan

113 Tahun Muhammadiyah Hadir untuk Negeri: Sebuah Refleksi dan Menatap Masa Depan Oleh: Rumini Zulf....

Suara Muhammadiyah

18 November 2025

Wawasan

Islam Sudah Sempurna, Mengapa Kita Masih Gelisah? Oleh : Dr. Jaharuddin, Dosen FEB Universitas Muha....

Suara Muhammadiyah

13 April 2026

Wawasan

Ulah Pejabat: Viral, Minta Maaf, Lalu Lupa Oleh: Nurudin, Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhamma....

Suara Muhammadiyah

25 March 2026

Wawasan

Kenapa Tidak Ada Pemisahan Agama dan Negara dalam Islam? Oleh: Donny Syofyan, Dosen Fakultas Ilmu B....

Suara Muhammadiyah

27 July 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah