PERLIS, Suara Muhammadiyah — Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia, Dato Raden Muhammad Iman Hascaryo Kesumo, melakukan kunjungan kehormatan kepada Raja Perlis, DYMM Tuanku Syed Sirajuddin Jamalullail, di Istana Arau, Bandar Diraja, Selasa (21/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Dubes RI didampingi Rektor Universitas Muhammadiyah Malaysia (UMAM), Konjen RI di Pulau Pinang Wanton Saragih, serta sejumlah staf KBRI. Sementara Raja Perlis didampingi Tengku Temenggong Perlis, YAM Dato’ Seri Diraja Syed Amir Abdullah, dan Mufti Perlis Dato’ Prof. Dr. Asri Zainal Abidin.
Pertemuan yang berlangsung di Balai Menghadap Biru Istana Arau itu berjalan dalam suasana penuh keakraban. Raja Perlis menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan berharap hubungan antara Indonesia dan Malaysia sebagai negara serumpun dapat semakin erat pada masa mendatang.
Dalam kesempatan tersebut, Dubes RI juga menyampaikan terima kasih kepada Raja Perlis yang telah memberikan izin bagi UMAM untuk hadir dan berkembang di Padang Besar, Perlis. Kehadiran UMAM sebagai perguruan tinggi Indonesia pertama di luar negeri diharapkan dapat memperkuat hubungan intelektual antara Indonesia dan Malaysia.
“Semoga keberadaan universitas ini akan semakin mendekatkan hubungan intelektual di antara Indonesia dan Malaysia,” ujar Dubes RI.
Kunjungan tersebut kemudian dilanjutkan dengan jamuan makan malam diraja. Dalam suasana tersebut, pembicaraan berkembang pada sejumlah isu, mulai dari politik, ekonomi, hingga kebudayaan.
Dalam diskusi ekonomi, pihak Perlis juga menyampaikan keinginan untuk membangun hubungan dagang secara langsung dengan sejumlah kota di Pulau Sumatera. Gagasan tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam upaya memperkuat hubungan dan kerja sama antara Perlis dan Indonesia.

